Jakarta, 16 Oktober 2026 – Industri perusahaan pembiayaan menghadapi tantangan pertumbuhan di tengah dinamika ekonomi global yang mempengaruhi penjualan kendaraan bermotor dan permintaan pembiayaan investasi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyesuaikan proyeksi pertumbuhan piutang pembiayaan multifinance pada akhir 2026 menjadi 2%–4% secara tahunan (year-on-year/YoY), dari proyeksi sebelumnya sebesar 6%–8%.
Penyesuaian tersebut sejalan dengan kondisi industri yang masih menghadapi tekanan. Berdasarkan data OJK yang dirujuk dalam materi perusahaan, piutang pembiayaan industri tumbuh 1,68% YoY per Agustus 2026.
Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menilai penyesuaian proyeksi tersebut mencerminkan dinamika ekonomi yang perlu dicermati oleh pelaku industri. Menurutnya, tekanan ekonomi global dapat mempengaruhi daya beli masyarakat, penjualan kendaraan bermotor, serta permintaan pembiayaan investasi.
“BRI Finance memandang proyeksi pertumbuhan piutang pembiayaan multifinance sebesar 2%–4% secara YoY pada akhir 2026 cukup realistis, dengan mempertimbangkan dinamika ekonomi dan tantangan industri saat ini. Kondisi tersebut menjadi momentum bagi kami untuk memperkuat strategi bisnis, mengoptimalkan sinergi dengan BRI Group, serta fokus pada segmen pembiayaan potensial dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan menjaga kualitas aset,” ujar Dhani.
Selain itu, BRI Finance juga terus memperkuat kerja sama dengan mitra strategis serta mengembangkan segmen bisnis yang dinilai potensial. Efektivitas strategi pemasaran juga terus ditingkatkan agar penyaluran pembiayaan dapat tumbuh secara berkelanjutan, dengan tetap mempertimbangkan profil risiko dan kualitas aset.
“BRI Finance mendorong pertumbuhan penyaluran pembiayaan melalui optimalisasi sinergi dengan BRI Group, penguatan kerja sama dengan mitra strategis, serta pengembangan segmen bisnis yang potensial. Kami juga meningkatkan efektivitas strategi pemasaran dan menjaga kualitas pembiayaan melalui penerapan prinsip kehati-hatian guna mendukung pencapaian target perusahaan secara berkelanjutan,” jelas Dhani.
Di tengah tantangan industri, BRI Finance juga mencatat pertumbuhan total penyaluran pembiayaan sebesar 110,09% YoY berdasarkan data yang disampaikan perusahaan. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan bisnis perusahaan di tengah dinamika industri multifinance.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
PT Zemangat Anak Bangsa Raih ASOCIO Digital Award 2026 Kategori AI in Workforce & Future Skill
-
Holding Perkebunan Nusantara Turut Pantau Penguatan Operasional 10.070 Koperasi Desa Merah Putih
-
Harga Minyak WTI Berpeluang Menguat, Dupoin Futures Pantau Risiko Pasokan
-
XAUUSD Berpeluang Turun ke US$4.125, Ini Proyeksi Dupoin Futures
-
Kinerja Stabil, BRI Finance Raih Penghargaan Best SOE 2026 dari The Asian Post
PT Zemangat Anak Bangsa Raih ASOCIO Digital Award 2026 Kategori AI in Workforce & Future Skill
The Future of HR Is Here: 4th HR e-Knowledge Summit 2026 Challenges Philippine Organizations to Lead the AI Revolution
The Hidden Cost of SaaS Link Building: Why Direct Specialists Can Cut Costs