Jakarta, 10 Februari 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memastikan kualitas portofolio pembiayaan tetap terjaga pasca periode Lebaran 2026. Perusahaan memproyeksikan rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF) akan tetap berada dalam batas risiko yang telah ditetapkan manajemen, seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat selama momentum Lebaran yang secara historis turut menopang kapasitas pembayaran nasabah.
Direktur Utama Wahyudi Darmawan menyampaikan bahwa secara historis periode Lebaran mendorong perputaran ekonomi yang lebih tinggi, baik dari sisi konsumsi maupun aktivitas usaha. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung stabilitas kualitas pembiayaan. “Secara umum, kami memproyeksikan rasio NPF pasca periode Lebaran 2026 tetap berada pada level yang sehat dan sejalan dengan risk appetite perusahaan,” ujar Wahyudi.
Sejalan dengan proyeksi tersebut, BRI Finance terus memperkuat penerapan manajemen risiko secara disiplin dan terukur. Perusahaan mengoptimalkan proses underwriting melalui analisis yang lebih selektif terhadap profil dan kapasitas finansial calon nasabah, serta meningkatkan efektivitas sistem pemantauan portofolio melalui implementasi early warning system guna mendeteksi potensi risiko secara lebih dini. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pertumbuhan pembiayaan tetap berjalan beriringan dengan kualitas aset yang terjaga.
Selain itu, menjelang dan setelah periode Lebaran, BRI Finance juga memperkuat komunikasi dan edukasi kepada nasabah untuk menjaga kelancaran pembayaran kewajiban. Dalam pengelolaan pembiayaan bermasalah, BRI Finance mengedepankan pendekatan persuasif dan solutif yang mempertimbangkan kondisi serta kemampuan bayar masing-masing nasabah.
Berdasarkan data internal terbaru, rasio NPF BRI Finance masih berada dalam batas risiko yang telah ditetapkan manajemen. Wahyudi menambahkan, “Kami mengutamakan pendekatan persuasif dalam proses penagihan dengan tetap memperhatikan kondisi dan kapasitas pembayaran setiap nasabah. optimistis dapat menjaga stabilitas kualitas pembiayaan sekaligus mendukung kinerja yang berkelanjutan sepanjang 2026.”
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
-
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
-
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
-
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
-
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Case Valker Luggage Gains Momentum Among Malaysian Travelers with Durable, TSA-Approved Designs
Carziqo Launches ER-BX Autonomous Ride-Hailing Operations in San Francisco