Jakarta, 8 November 2025 – Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK), berkolaborasi dengan Yayasan Indonesia Setara, menyelenggarakan puncak rangkaian Program Desa Ekonomi Maju dan Sejahtera (Desa Emas), yang bertujuan mendorong kemandirian ekonomi desa dengan mengoptimalkan potensi lokal, meningkatkan kapasitas pelaku usaha desa, serta menciptakan ekosistem wirausaha berkelanjutan.
Selama delapan bulan pelaksanaan program di empat wilayah, yaitu Kabupaten Karawang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Bogor-Sukabumi, berbagai kegiatan telah dilakukan. Kegiatan tersebut meliputi pelatihan kewirausahaan, pendampingan bisnis, fasilitasi akses pasar, branding, pendaftaran legalitas usaha, hingga penguatan kapasitas kelembagaan usaha desa kepada lebih dari 1.069 penerima manfaat di 38 desa, 136 diantaranya telah menerima fasilitasi legalitas, 43 kelompok usaha telah melakukan peneraparan teknologi hilirisasi, lebih dari 58 kelompok usaha/UMKM diberikan bantuan alat dan terciptanya lebih dari 100 lapangan kerja bagi masyarakat di tingkat daerah.
Sebagai puncak rangkaian kegiatan, berlangsung Demo Day Program Desa Emas yang menjadi ajang bagi pelaku usaha desa menampilkan hasil pengembangan produk unggulan, memperluas jejaring bisnis, serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak strategis.
Salah satu kegiatan utama dalam Demoday adalah Business Matching yang bertujuan membuka akses pasar, meningkatkan pemahaman tren bisnis dan perdagangan, serta mendorong inovasi dalam berbisnis. Kegiatan ini melibatkan para mitra potensial dari sektor lembaga pembiayaan, jasa logistik, retail dan buyer. Potensi pembiayaan dan pemasaran yang terjadi mencapai Rp 2.865.000.000, sementara nilai penjualan selama tiga hari pameran mencapai Rp 33.948.000.
Puncak acara Demoday adalah Golden Pitch, sebuah sesi pitching bagi lima peserta terbaik dari UMKM dan kelompok usaha binaan di empat wilayah Program Desa Emas. Mereka dimentori langsung oleh Sandiaga Uno sebagai pendiri Yayasan Indonesia Setara dan Yayasan INOTEK, Angela H. Tanoesoedibjo selaku Ketua Umum MNC Peduli, serta Anggieta Harry Prasetyo yang merupakan Chief Marketing Officer PT. Berkah Melano Indonesia.
Dari kegiatan ini, terpilih 12 kelompok usaha atau UMKM paling berkembang dari empat wilayah Program Desa Emas, serta satu pemenang pitching terbaik. Melalui kegiatan ini, diharapkan kemandirian ekonomi desa tumbuh melalui pemanfaatan potensi lokal dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang kompeten, sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di tingkat daerah.
You may also like
-
Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026
-
Komisi B DPRD DKI Jakarta Tinjau Pengelolaan NRW PAM JAYA, Dorong Peningkatan Efisiensi Layanan Air Perpipaan
-
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing SDM, PalmCo Targetkan 5.120 Sertifikasi Kompetensi
-
Trend Flower Gifting Meningkat, Athaya Secara Resmi Membuka Floral Studio Pertamanya di Area Cibubur
-
WGS dan Mavvrik jalin kemitraan strategis untuk menghadirkan solusi FinOps generasi baru di Indonesia dan Asia Tenggara
Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026
Komisi B DPRD DKI Jakarta Tinjau Pengelolaan NRW PAM JAYA, Dorong Peningkatan Efisiensi Layanan Air Perpipaan
Beyond the Vehicle: How Autonomous Operations Create Platform Value for Carziqo