MyRepublic Air, tekonologi Fixed Wireless Access (FWA) dari MyRepublic Indonesia akan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan industri telekomunikasi Asia Tenggara.
Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, menegaskan bahwa Fixed Wireless Access (FWA) akan menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan industri telekomunikasi Asia Tenggara dalam forum Asian Telecom Summit 2026, Singapura.
Dalam sesi panel bertajuk “From FWA to APIs: What Will Actually Drive Revenue Growth in South East Asia”, Timotius menekankan bahwa FWA bukan sekadar momentum jangka pendek yang didorong oleh tren 5G, melainkan solusi strategis untuk memperluas penetrasi broadband di pasar yang masih underpenetrated seperti Indonesia.
Menurutnya, di negara berkembang seperti Indonesia, peluang terbesar masih berada pada peningkatan penetrasi broadband.
“Di Indonesia dan banyak negara Asia Tenggara, ruang pertumbuhannya masih sangat besar. Fiber tetap menjadi fondasi jangka panjang, namun implementasinya membutuhkan waktu dan investasi lebih besar. FWA memungkinkan operator bergerak lebih cepat dan efisien untuk menjangkau wilayah suburban, kota tier dua, hingga area yang belum optimal untuk fiber,” ujar Timotius.
Ia menekankan bahwa FWA bukan sekadar pergeseran Average Revenue Per User (ARPU), melainkan strategi ekspansi pasar yang nyata.
“Melalui FWA, kami tidak hanya memperluas akses, tetapi juga memperbesar skala pasar yang bisa kami layani. Ketika basis pelanggan tumbuh, ruang untuk inovasi layanan dan kolaborasi digital menjadi semakin terbuka. Di situlah fase pertumbuhan berikutnya dimulai,” lanjutnya.
Langkah tersebut diperkuat dengan kemenangan MyRepublic Indonesia dalam lelang spektrum 1,4 GHz yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk Regional 2 dan Regional 3, mencakup wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara.
Berbekal spektrum tersebut, MyRepublic Indonesia menghadirkan MyRepublic Air sebagai solusi Fixed Wireless Access (FWA) dengan teknologi True 5G–Fiber Quality dan paket Truly Unlimited yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman internet rumah dengan fleksibilitas jaringan nirkabel.
Saat ini, MyRepublic Air tengah menjalani proses Uji Laik Operasi (ULO) secara bertahap di sejumlah lokasi di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara. MyRepublic Air dipersiapkan segera untuk melayani masyarakat sebagai solusi akses internet rakyat, khususnya di wilayah yang membutuhkan percepatan penetrasi broadband berkualitas.
Dengan penguasaan spektrum tersebut, MyRepublic Indonesia mempercepat perluasan akses internet berkualitas di luar Pulau Jawa dan memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain yang aktif mendorong pemerataan konektivitas nasional.
Partisipasi Timotius dalam Asian Telecom Summit 2026 menegaskan peran MyRepublic Indonesia bukan hanya sebagai operator, tetapi juga sebagai bagian dari para pemimpin industri yang turut membentuk arah diskusi dan strategi pertumbuhan telekomunikasi di kawasan Asia Tenggara.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Tangguh di Tengah Dinamika Global, Integrated Auto Solutions Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan pada Kinerja Keuangan IPCC Semester I 2026
-
Gugik.id Hadirkan Layanan Jual Beli Server Bekas dan Upgrade Server untuk Optimalkan Investasi IT
-
Jaga Likuiditas Tetap Optimal, BRI Finance Siap Penuhi Kewajiban Obligasi Juli 2026
-
Your Paradise Bali 2026 x Tropical Temptation Beach Club
-
AI Connect Innovation Lab Dorong Peserta Bangun Produk AI yang Relevan dengan Kebutuhan Pasar
Tangguh di Tengah Dinamika Global, Integrated Auto Solutions Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan pada Kinerja Keuangan IPCC Semester I 2026
Gugik.id Hadirkan Layanan Jual Beli Server Bekas dan Upgrade Server untuk Optimalkan Investasi IT
Jaga Likuiditas Tetap Optimal, BRI Finance Siap Penuhi Kewajiban Obligasi Juli 2026