Jakarta, 9 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menyiapkan langkah strategis melalui rencana penerbitan obligasi yang ditargetkan pada kuartal III 2026. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya perseroan dalam memperkuat struktur pendanaan sekaligus mendukung ekspansi pembiayaan yang direncanakan semakin meningkat pada paruh kedua tahun ini.
Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa hingga kuartal I-2026, perseroan belum menjadwalkan aksi korporasi di pasar obligasi. Penerbitan surat utang diproyeksikan dilakukan pada kuartal III-2026 dengan mempertimbangkan kebutuhan pendanaan, kondisi pasar, serta rencana ekspansi pembiayaan ke depan.
“Hingga kuartal I-2026, kami belum memiliki rencana penerbitan obligasi. Kami menargetkan realisasi penerbitan pada kuartal III-2026 dengan tetap menyesuaikan kebutuhan ekspansi pembiayaan serta dinamika pasar,” ujar Wahyudi.
Seiring dengan rencana peningkatan aktivitas bisnis pada semester II-2026, BRI Finance menargetkan penyaluran pembiayaan baru dapat mencapai sekitar Rp1 triliun per bulan. Target ini mencerminkan upaya perseroan dalam menjaga kesinambungan pertumbuhan bisnis secara terukur, dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.
Untuk mendukung kebutuhan pendanaan tersebut, BRI Finance menargetkan penerbitan obligasi dengan nilai indikatif sebesar Rp500 miliar pada kuartal III-2026. Penerbitan ini dirancang sebagai bagian dari strategi optimalisasi struktur pendanaan, baik untuk memenuhi kebutuhan likuiditas jangka pendek maupun menopang pertumbuhan jangka panjang.
Dana hasil penerbitan obligasi nantinya akan difokuskan untuk memperkuat penyaluran pembiayaan baru, sejalan dengan arah pengembangan bisnis perseroan.
Dalam konteks yang lebih luas, BRI Finance juga memainkan peran strategis dalam memperkuat portofolio pembiayaan kendaraan bermotor sebagai bagian dari ekspansi bisnis konsumer PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI). Melalui skema joint financing serta penguatan kanal distribusi, sinergi antara BRI dan BRI Finance diharapkan dapat mendorong pertumbuhan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) sekaligus memperluas akses pembiayaan yang kompetitif bagi masyarakat.
Sinergi ini menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung peningkatan volume pembiayaan, sekaligus memperkuat posisi BRI Finance dalam industri pembiayaan nasional yang semakin kompetitif.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Participatory AI Advertising Dorong Model Baru Ekonomi Periklanan: Dari Membeli Traffic Menuju Memberikan Reward atas Kreasi
-
Bitcoin Tertekan di US$63.000, FLOQ Ungkap Peluang Rebound hingga Akhir 2026
-
Dupoin Futures Gandeng WeWork Dorong Pekerja Swasta Kenali Peluang Side Income Melalui Futures Trading
-
Merajut Ulang Keadilan Sosial: IHDC Lanjutkan Seri Diskusi Publik “Ideologi Kesehatan Indonesia” Bersama Prof. Nila Moeloek dan Pakar Lintas Sektor
-
Presiden Prabowo Dorong Kedaulatan Emas Nasional
Participatory AI Advertising Dorong Model Baru Ekonomi Periklanan: Dari Membeli Traffic Menuju Memberikan Reward atas Kreasi
Bitcoin Tertekan di US$63.000, FLOQ Ungkap Peluang Rebound hingga Akhir 2026
Dupoin Futures Gandeng WeWork Dorong Pekerja Swasta Kenali Peluang Side Income Melalui Futures Trading