Jakarta, 3 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, menegaskan rencana penerbitan obligasi akan dilakukan pada kuartal III-2026, seiring dengan strategi percepatan ekspansi pembiayaan yang difokuskan pada paruh kedua tahun ini.
Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa hingga kuartal I-2026 perseroan belum menjadwalkan aksi korporasi di pasar obligasi. Penerbitan surat utang baru akan dipertimbangkan dilakukan pada kuartal III-2026, dengan mempertimbangkan kebutuhan pendanaan serta momentum pertumbuhan bisnis.
“Perseroan belum memiliki rencana penerbitan obligasi hingga akhir kuartal I-2026. Kami menargetkan realisasi penerbitan pada kuartal III-2026, menyesuaikan kebutuhan ekspansi pembiayaan,” ujar Wahyudi.
Langkah tersebut selaras dengan target pertumbuhan pembiayaan baru yang diproyeksikan semakin agresif pada semester II-2026. BRI Finance membidik penyaluran pembiayaan baru sekitar Rp1 triliun per bulan sebagai bagian dari strategi ekspansi yang berkelanjutan.
Pada kuartal III-2026, perseroan menargetkan penerbitan obligasi senilai Rp500 miliar. Besaran tersebut dirancang secara terukur untuk mengoptimalkan struktur pendanaan, baik dalam memenuhi kebutuhan likuiditas jangka pendek maupun mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Selain kebutuhan bisnis, kondisi pasar juga menjadi pertimbangan utama dalam menentukan waktu penerbitan. “Kami memproyeksikan tren suku bunga pada periode tersebut berpotensi lebih kondusif, sehingga memungkinkan perseroan memperoleh biaya dana yang lebih kompetitif,” tambah Wahyudi.
Dana hasil penerbitan obligasi nantinya akan dialokasikan untuk memperkuat ekspansi pembiayaan baru, sejalan dengan strategi pertumbuhan BRI Finance sepanjang 2026 dan komitmen perseroan dalam menjaga kinerja yang sehat serta berkelanjutan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
-
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
-
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
-
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
-
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live
Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2