Kogabwilhan III menanam 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kota Ternate, sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan mengurangi risiko abrasi serta bencana alam. Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen TNI dalam memperkuat ketahanan nasional melalui kepedulian terhadap lingkungan dan sinergi dengan masyarakat serta pemerintah daerah.
Jakarta: Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III menggelar kegiatan penanaman 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.
Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto, menegaskan bahwa penanaman mangrove memiliki nilai strategis dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir sekaligus mendukung kedaulatan negara. Menurutnya, upaya menjaga kedaulatan tidak semata berkaitan dengan aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan. Lingkungan yang sehat, kata dia, merupakan bagian penting dari ketahanan nasional.
“Menjaga kedaulatan negara bukan hanya soal pertahanan dan keamanan, tetapi juga kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Lingkungan yang sehat menjadi bagian penting dari ketahanan nasional,” ujar Joko saat dihubungi wartawan, Kamis (15/1/2026).
Ia menjelaskan, 1.000 bibit mangrove yang disiapkan PT Position tersebut ditanam untuk menahan abrasi pantai, meredam dampak gelombang laut, serta mengurangi risiko bencana seperti banjir rob dan tsunami. Selain itu, penanaman mangrove juga berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir di Kota Ternate.
Melalui kegiatan ini, Kogabwilhan III berharap dapat menumbuhkan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Maluku Utara.
“Perlu dipahami bahwa penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial. Menanam mangrove di kawasan pesisir pada hakikatnya merupakan investasi jangka panjang bagi anak cucu dan generasi mendatang bangsa ini,” kata Joko.
Kogabwilhan III juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk upaya bersama menjaga keseimbangan alam, mendukung mitigasi perubahan iklim, serta mendorong peningkatan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir.
Joko menegaskan bahwa TNI akan terus aktif dan adaptif menghadapi tantangan nonmiliter, khususnya ancaman perubahan iklim dan degradasi lingkungan yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial dan keamanan wilayah pesisir Indonesia.
“Insya Allah, kegiatan serupa akan terus berlanjut dan dilaksanakan di berbagai wilayah pesisir di tanah air sebagai wujud nyata komitmen TNI sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negara sekaligus pelindung lingkungan hidup NKRI,” pungkasnya.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Sribu dan Sudin PPAPP Jakarta Utara Dorong Perempuan Lebih Berdaya di Era Digital
-
ROAD TO PURANA 17: PURANA MEMULAI RANGKAIAN SELEBRASI LEWAT “PURANA KIDS MODEL SEARCH” DI CENTRAL DEPARTMENT STORE
-
Rayakan Kemerdekaan di Fatmawati City Center Dengan Penawaran 17-8-45
-
Rekomendasi Motor Irit untuk Kerja, Tetap Stylish Dipakai ke Mana Saja
-
Marclan International Gelar Sales & Marketing Conference 2026 untuk Perkuat Kinerja Semester Kedua
MEDIA ALERT: Coles Group Ltd – FY26 Full Year Results Media Conference Call 9.15am AEST on Tuesday, 25 August 2026
Sribu dan Sudin PPAPP Jakarta Utara Dorong Perempuan Lebih Berdaya di Era Digital
LAPA Labs and HELP University Launch Adaptive AI Curriculum That Personalises Learning Sequence for Every Student