Dalam rangka memastikan proses pengadaan barang dan jasa yang lebih terbuka, akuntabel, dan berbasis teknologi, KAI Services menerapkan platform E-Procurement sebagai sistem pengadaan di lingkungan perusahaan. Melalui platform ini, KAI Services mengajak para pelaku usaha untuk bergabung sebagai vendor dengan mengakses laman resmi KAI Services di www.reska.id.
Platform E-Procurement ini merupakan bagian dari upaya digitalisasi pengadaan yang bertujuan meningkatkan transparansi, efisiensi, serta kemudahan akses bagi perusahaan maupun perorangan dalam mengikuti proses pengadaan barang dan jasa di KAI Services. Seluruh tahapan pengadaan dilakukan secara terdigitalisasi sehingga dapat dipantau secara terbuka dan adil oleh para peserta.
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, mengatakan bahwa penerapan E-Procurement menjadi langkah strategis perusahaan dalam mendukung prinsip Good Corporate Governance (GCG) sekaligus mempercepat transformasi digital pada proses bisnis, khususnya di bidang pengadaan barang dan jasa.
“Melalui sistem E-Procurement, kami ingin memastikan proses pengadaan di KAI Services berlangsung secara lebih terbuka, akuntabel, dan terdigitalisasi. Platform ini memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha untuk mendaftarkan diri serta mengakses informasi pelelangan secara transparan dan real time,” ujar Nyoman dalam keterangan resminya, Jumat (9/1/2026).
Nyoman menambahkan, implementasi E-Procurement juga diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha dan UMKM, dengan membuka peluang partisipasi yang lebih luas dan setara dalam proses pengadaan di lingkungan KAI Services. Dengan sistem digital ini, pelaku usaha dari berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam rantai bisnis perusahaan.
Sebagai Central of Services PT KAI (Persero) yang berkantor pusat di Stasiun Mangga Besar, Jalan Karang Anyar No. 1 Jakarta, KAI Services mengelola berbagai unit bisnis, mulai dari parkir, keamanan (security), cleaning service, Loko Café, hingga logistik. Keterlibatan vendor melalui sistem pengadaan digital ini menjadi dukungan strategis dalam menjalankan roda bisnis perusahaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemitraan yang berkelanjutan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Tingkatkan Keselamatan di Jalan Tol, Jasa Marga Integrasikan Perangkat WIM, RFID Reader dan ANPR ke Sistem BLUe Kemenhub untuk Dukung Zero ODOL 2027
-
Masih Ada Waktu! Dupoin Blog Competition Resmi Diperpanjang
-
Mugen 2026: Hadirkan Model Context Protocol (MCP), RevComm Ciptakan Inovasi Voice Analytics untuk Bisnis
-
ESR dan INA Perluas Kemitraan untuk Pengembangan Logistik Baru di Indonesia
-
Rian D’Masiv hingga Didik Nini Thowok Puji Talenta AICE Got You! Solo
Tingkatkan Keselamatan di Jalan Tol, Jasa Marga Integrasikan Perangkat WIM, RFID Reader dan ANPR ke Sistem BLUe Kemenhub untuk Dukung Zero ODOL 2027
Penang Chief Minister to Open R.A.C.E to Zero 2026 Penang Edition as State Drives Semiconductor Supply-Chain Decarbonisation
36 Years of Fertility Care: Metro IVF Responds to Growing Infertility Challenges in Malaysia with Innovation