Jakarta, 24 Oktober 2025 – PT Krakatau Wajatama Osaka Steel Marketing (PT KWOSM) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan fasilitas pariwisata dan industri kreatif melalui penyediaan lebih dari 1.300 ton besi beton untuk Proyek Kawasan Ekonomi Khusus Lido melalui MNC Grup.
Krakatau Steel Grup hadir sebagai
mitra strategis untuk memastikan suplai baja berkualitas yang berkelanjutan.
Dukungan ini tidak hanya memperkuat pondasi pembangunan kawasan wisata kelas
dunia, tetapi juga berkontribusi positif bagi pertumbuhan industri baja
nasional.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido
sendiri adalah sebuah area khusus yang ditetapkan pemerintah Indonesia untuk
mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di bidang pariwisata dan industry kreatif. KEK Lido terletak di
kawasan Bogor, Jawa Barat, dan menawarkan berbagai fasilitas serta insentif
untuk menarik investor dan wisatawan.
KEK Lido, yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun
2021, memiliki luas lebih dari 1.000 hektar. Kawasan ini dirancang untuk
menjadi pusat pariwisata
dan industri kreatif yang lengkap, dengan berbagai fasilitas seperti taman
hiburan, studio film, dan pusat teknologi.
“Kami percaya bahwa KEK Lido akan
menjadi ikon baru pariwisata Indonesia. Melalui suplai baja berkualitas dari
KWOSM, kami tidak hanya mendukung pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga
berkontribusi pada terbentuknya ekosistem pariwisata dan industri kreatif yang
berdaya saing global. Kami berharap kehadiran proyek ini mampu membuka lebih
banyak peluang usaha dan lapangan kerja, sehingga manfaatnya dapat dirasakan
secara langsung oleh masyarakat.” Ujar Ika Maulid Nur Ahmad, Direktur
Utama PT KWOSM.
Sejalan dengan program Presiden
Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dalam Asta Cita untuk meningkatkan lapangan kerja yang
berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan
melanjutkan pengembangan infrastruktur. PT KWOSM, sebagai bagian dari Krakatau
Steel Grup/PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang dipimpin Akbar Djohan sebagai
Direktur Utama melihat proyek ini sebagai wujud nyata kontribusi industri baja
nasional dalam mewujudkan infrastruktur pariwisata dan industri kreatif yang mendorong
peningkatan devisa melalui kunjungan wisatawan mancanegara dan lokal, dan
menunjang kewirausahaan UMKM. Dan ini berdampak langsung pada pengembangan
ekonomi masyarakat di wilayah sekitar.
You may also like
-
Kenalkan Solusi Praktis Penanganan Kerusakan Jalan, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Gelar Presentasi Travoy Patch kepada BPJN Sulawesi Utara
-
Perluas Perspektif Global Mahasiswa DKV, BINUS University @Semarang Hadirkan Program Twin Class Internasional
-
Warga Bekasi dan Cibubur Bisa Manfaatkan LRT Jabodebek untuk Akses ke Jakarta Fair 2026
-
Mineral Strategis Indonesia Jadi Mesin Pendongkrak Daya Saing Industri
-
Lewat Program PFsains, Pertamina Jembatani Inovasi Faspol BRIN untuk Pengelolaan Sampah di Bantul
Kenalkan Solusi Praktis Penanganan Kerusakan Jalan, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Gelar Presentasi Travoy Patch kepada BPJN Sulawesi Utara
Perluas Perspektif Global Mahasiswa DKV, BINUS University @Semarang Hadirkan Program Twin Class Internasional
Boom-and-bust cycle slowing home building, report finds