LRT Jabodebek berkomitmen menghadirkan transportasi publik yang modern, terintegrasi, dan dapat dinikmati oleh setiap lapisan masyarakat. Berbagai fasilitas ramah disabilitas di stasiun maupun kereta dihadirkan agar perjalanan lebih inklusif dan mudah diakses bagi pengguna dengan kebutuhan khusus, sehingga mobilitas dapat terwujud tanpa hambatan.
Setiap stasiun LRT Jabodebek telah dilengkapi dengan guiding block sebagai penunjuk arah, lift prioritas, toilet khusus difabel, serta gate yang dirancang untuk kursi roda. Di dalam kereta, tersedia kursi dan ruang khusus bagi penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, serta orang tua yang bepergian dengan anak. Kehadiran platform screen door di seluruh peron turut meningkatkan rasa aman ketika menunggu kedatangan kereta.
Tidak hanya pada aspek fasilitas, para petugas di stasiun juga dibekali dengan pelatihan khusus untuk mendampingi pengguna disabilitas. Dengan pendampingan ini, pengguna yang membutuhkan bantuan dapat merasa lebih tenang sejak masuk ke stasiun hingga tiba di tujuan perjalanan.
Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi menegaskan bahwa layanan ramah disabilitas merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan transportasi publik yang dapat diakses semua kalangan.
“Sejak awal kami berupaya agar LRT Jabodebek dapat dinikmati seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Kehadiran fasilitas ramah disabilitas, ditambah petugas yang terlatih, kami harapkan benar-benar membantu pengguna, mulai dari memasuki stasiun hingga tiba di tempat tujuan,” ujar Purnomosidi.
Komitmen ini juga telah mendapatkan pengakuan melalui DTKJ Awards 2024, di mana LRT Jabodebek meraih penghargaan sebagai Operator dengan Kelembagaan Terakomodir dalam Pelayanan Disabilitas serta Operator Terbaik Penyedia Sarana dan Prasarana Transportasi Ramah Disabilitas, Lansia, Ibu Hamil, dan Anak.
Dengan dukungan fasilitas, layanan, dan tenaga kerja yang terlatih, LRT Jabodebek berharap seluruh masyarakat dapat menikmati pengalaman perjalanan yang lebih setara, aman, dan berkesan. LRT Jabodebek juga mengajak pengguna yang membutuhkan bantuan khusus untuk tidak ragu meminta dukungan dari petugas yang siap memberikan pendampingan.
You may also like
-
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
-
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
-
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
-
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
-
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live
Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2