KAI Daop 4 Semarang mencatat per Selasa (17/2) pukul 08.00 WIB jumlah penumpang di wilayah Daop 4 Semarang pada periode libur Tahun Baru Imlek, yakni 13 hingga 17 Februari 2026, sebanyak 250.013 penumpang.
KAI Daop 4 Semarang mencatat per Selasa (17/2) pukul 08.00 WIB jumlah penumpang di wilayah Daop 4 Semarang pada periode libur Tahun Baru Imlek, yakni 13 hingga 17 Februari 2026, sebanyak 250.013 penumpang.
Jumlah tersebut terdiri dari 124.823 penumpang berangkat dan 125.190 penumpang datang. Angka ini masih berpotensi bertambah mengingat penjualan tiket masih berlangsung.
Untuk hari ini, Selasa (17/2) per pukul 08.00 WIB, volume penumpang KA di Daop 4 Semarang mencapai 45.554 penumpang dengan rincian volume keberangkatan tercatat sebanyak 24.501 penumpang dan kedatangan sebanyak 21.053 penumpang.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa puncak arus penumpang sementara terjadi pada Sabtu (14/2), dengan jumlah pelanggan naik KA mencapai lebih dari 26.974 penumpang dan pelanggan turun sebanyak 30.443 penumpang.
“Adapun rute favorit selama periode libur Tahun Baru Imlek ini antara lain relasi Semarang – Jakarta dan Semarang – Surabaya,” kata Luqman.
KAI Daop 4 Semarang mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun dan mengantisipasi potensi kemacetan di jalan mengingat hari ini merupakan periode terakhir libur panjang.
Selain itu, pelanggan juga diharapkan selalu menjaga barang bawaan dan tidak meninggalkan barang tanpa pengawasan.
Untuk informasi lebih lanjut terkait perjalanan kereta api, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI 121, WhatsApp 0811-2223-3121, atau media sosial resmi KAI 121.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
-
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
-
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
-
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
-
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live
Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2