JAKARTA – Holding Perkebunan Nusantara melalui Sub Holding PTPN I (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu wujud nyata komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan mesin roasting kopi kepada UMKM binaan di Kabupaten Pesawaran, Lampung, melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo, menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“PTPN I memandang UMKM sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem ekonomi yang inklusif. Karena itu, Program TJSL kami arahkan tidak hanya sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kapasitas usaha, produktivitas, dan daya saing pelaku UMKM agar mampu berkembang secara berkelanjutan,” ujar Aris.
Menurut Aris, komoditas kopi memiliki prospek yang sangat besar sebagai produk unggulan daerah. Dukungan terhadap pelaku usaha menjadi bagian dari kontribusi PTPN I dalam memperkuat hilirisasi produk perkebunan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami ingin bantuan yang diberikan benar-benar menghadirkan manfaat jangka panjang. Ketika produktivitas UMKM meningkat, kualitas produknya semakin baik, dan akses pasarnya semakin luas, maka manfaat ekonomi akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Inilah esensi kehadiran PTPN I sebagai perusahaan yang bertumbuh bersama lingkungan dan masyarakat,” tambahnya.
Bantuan mesin roasting tersebut diserahkan oleh Asisten Humas, Protokoler, dan TJSL PTPN I Regional 7, Skondra Syarief, kepada pelaku UMKM kopi binaan, Sapturi, di Dusun Kampung Sawah, Desa Kedondong, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Selasa (30/6/2026).
Skondra Syarief menjelaskan bahwa bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, menjaga konsistensi kualitas hasil sangrai, serta memberikan nilai tambah bagi produk kopi lokal sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Sementara itu, Sapturi menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PTPN I. Selama ini proses roasting masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu lebih lama dengan hasil yang belum seragam.
“Dengan mesin ini, proses produksi menjadi lebih cepat, hasil sangrai lebih merata, dan kami dapat memenuhi permintaan pasar dalam jumlah yang lebih besar. Bantuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan usaha kopi,” ujar Sapturi.
Melalui Program TJSL, Perkebunan Nusantara melalui PTPN I terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat. Langkah tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menciptakan nilai bersama (creating shared value) melalui pengembangan UMKM yang mandiri, produktif, dan berdaya saing, sekaligus mendukung penguatan hilirisasi komoditas perkebunan serta pembangunan ekonomi yang inklusif di wilayah operasional perusahaan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Peduli Kesehatan Lingkungan, PTPN Group melalui Unit Riset Sungei Putih PT RPN Berkolaborasi Lakukan Fogging
-
Tips Traktir Teman ketika Ulang Tahun agar Tidak Boncos
-
Mengatur Keuangan Saat Punya Cicilan agar Tetap Terkendali
-
Penjualan Online Belum Maksimal? Ini Strategi yang Bisa Dicoba UMKM
-
“Satu Jalur, Sejuta Cerita”: Merayakan Kisah-kisah Jalur Komuter Indonesia
Peduli Kesehatan Lingkungan, PTPN Group melalui Unit Riset Sungei Putih PT RPN Berkolaborasi Lakukan Fogging
Tips Traktir Teman ketika Ulang Tahun agar Tidak Boncos
Mengatur Keuangan Saat Punya Cicilan agar Tetap Terkendali