Bengkulu – PTPN I, Subholding Perkebunan Nusantara terus memperkuat produktivitas komoditas karet di Regional 7. Upaya tersebut ditunjukkan melalui kunjungan Direktur Produksi PTPN I, Fauzi Omar, ke Kebun Padang Pelawi, Bengkulu, Rabu (06/05), guna memastikan optimalisasi produksi dan penguatan operasional kebun serta pabrik pengolahan karet.
Didampingi tim teknis kantor pusat, Fauzi Omar meninjau langsung jalur-jalur sadap di areal kebun untuk melihat kondisi operasional di lapangan. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah evaluasi dan pembenahan menyeluruh terhadap unit yang diproyeksikan sebagai salah satu tulang punggung produksi karet PTPN I Regional 7.
Dalam peninjauan tersebut, Fauzi menilai produktivitas kebun mulai menunjukkan pertumbuhan, namun capaian yang ada masih berada di bawah target perusahaan. Menurutnya, potensi produksi yang belum tergali secara optimal harus segera dibenahi agar mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap kinerja perusahaan.
Dalam arahannya, Fauzi Omar menekankan pentingnya disiplin dalam penggalian produksi, khususnya pada aspek kegiatan penyadapan. Ia menyoroti kekurangan hari kerja (HK) sadap serta kapasitas penyadap yang belum optimal akibat masih adanya areal yang belum tersadap secara maksimal.
Instruksi tersebut ditegaskan agar seluruh potensi tanaman produktif dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan produktivitas kebun secara berkelanjutan.
Selain meninjau areal kebun, Fauzi juga melakukan kunjungan ke fasilitas pengolahan di Unit Padang Pelawi. Dalam kesempatan itu, ia memberikan perhatian khusus terhadap aspek efisiensi dan tata letak (layout) pabrik yang dinilai memiliki standar operasional yang baik.
Pabrik Padang Pelawi bahkan ditetapkan sebagai rujukan atau studi banding bagi rencana pembangunan pabrik Standard Indonesian Rubber (SIR) di Merbuh, Regional 3. Hal tersebut mempertegas posisi Unit Padang Pelawi sebagai salah satu pusat keunggulan teknis pengolahan karet di lingkungan PTPN I.
Kunjungan kerja ini sekaligus menegaskan peran strategis Kebun Padang Pelawi sebagai backbone komoditas karet di Regional 7 serta barometer pengembangan industri karet di lingkungan perusahaan.
Melalui penguatan pengawasan, pembenahan teknis, serta optimalisasi produktivitas di seluruh lini operasional, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I optimistis dapat terus meningkatkan daya saing komoditas karet nasional sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan terhadap industri perkebunan Indonesia.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
AI Ubah Lanskap Pemasaran Digital Indonesia, Tigo AI Tawarkan Model Terintegrasi untuk Brand hingga UMKM
-
Tigo Resmi Meluncurkan Layanan “100 Episode Short Drama dalam 1 Hari”, Produksi AI Short Drama Memasuki Era Skala Besar
-
Bantaran Sungai Gajahwong Jadi Panggung Cita-Cita: LP-190 Gelar WOW-DAY 2 dan Dorong Potensi Impactful Tourism di Ledhok Timoho
-
Participatory AI Advertising Dorong Model Baru Ekonomi Periklanan: Dari Membeli Traffic Menuju Memberikan Reward atas Kreasi
-
Bitcoin Tertekan di US$63.000, FLOQ Ungkap Peluang Rebound hingga Akhir 2026
AI Ubah Lanskap Pemasaran Digital Indonesia, Tigo AI Tawarkan Model Terintegrasi untuk Brand hingga UMKM
Tigo Resmi Meluncurkan Layanan “100 Episode Short Drama dalam 1 Hari”, Produksi AI Short Drama Memasuki Era Skala Besar
Bantaran Sungai Gajahwong Jadi Panggung Cita-Cita: LP-190 Gelar WOW-DAY 2 dan Dorong Potensi Impactful Tourism di Ledhok Timoho