Pemerintah Indonesia bertekad memperkuat kedaulatan industri nasional seiring dengan pesatnya pertumbuhan permintaan global terhadap mineral kritis selaku komponen esensial bagi teknologi masa depan.
Langkah strategis tersebut ditegaskan melalui kebijakan hilirisasi dan investasi besar-besaran untuk mengubah status Indonesia dari sekadar pengekspor komoditas mentah menjadi produsen bernilai tambah.
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyoroti bahwa permintaan global terhadap mineral kritis yang digunakan untuk pusat data atau data center hingga pembuatan chip kini tumbuh pesat.
Dorongan hilirisasi muncul karena adanya ketidakseimbangan historis di mana negara-negara berkembang sudah terlalu lama hanya mengekspor mineral mentah, sementara nilai riil (dari kekayaan tersebut dibawa ke tempat lain.
“Kita tidak boleh mengulanginya. Inilah sebabnya Indonesia mengambil jalan yang terarah. Kami membangun industri di dalam negeri dan berinvestasi dalam transformasi hilir,” ujarnya dalam pidatonya di sesi ketiga Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg, Afrika Selatan, Minggu (23/11/2025).
Gibran menegaskan bahwa investasi tersebut bertujuan untuk menjamin rakyat mendapatkan manfaat dari kekayaan alam mereka sendiri.
Sementara itu, meski Indonesia menempuh jalur penguatan industri dalam negeri, hal ini tidak berarti menutup pintu bagi arus modal asing. Sebaliknya, pemerintah mengundang kemitraan yang didasari pada prinsip transfer teknologi, investasi modal yang sehat, serta praktik yang bertanggung jawab.
“Ini bukan tentang menutup pintu, ini tentang membuka kemitraan yang adil yang menghubungkan transfer teknologi investasi dan praktik yang bertanggung jawab untuk mineral penting,” pungkas Gibran.
Di sisi lain, Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID selaku perpanjangan tangan pemerintah, menegaskan posisinya sebagai ujung tombak nasional dalam mewujudkan visi hilirisasi tersebut.
Fokus strategis MIND ID Group adalah pada pengembangan nikel secara terintegrasi guna mengamankan pasokan dan nilai tambah mineral kritis. Melalui anggota holding, perseroan juga memimpin sejumlah proyek yang bergerak dari pengolahan bijih hingga komponen baterai canggih.
PT Vale Indonesia Tbk (Vale), misalnya, mengakselerasi tiga wilayah operasi di Sulawesi, yakni Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, Morowali, dan High-Pressure Acid Leach (HPAL) Sorowako. Ketiga operasi ini memperkuat fondasi ekosistem kendaraan listrik nasional melalui pengolahan nikel terintegrasi.
Tidak hanya itu, PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) juga secara agresif membangun ekosistem electric vehicle (EV) battery nasional. Proyek tersebut mencakup lima titik strategis di Halmahera Timur (Haltim) yang berfokus pada pemurnian nikel, dan satu proyek hilir kunci di Karawang, Jawa Barat, yang akan memproduksi material katoda untuk baterai kendaraan listrik.
Ekosistem ini diyakini memiliki dampak signifikan bagi Indonesia, terutama dalam mendorong hilirisasi nikel, mengembangkan industri baterai kendaraan listrik dalam negeri, sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi.
Langkah terintegrasi ini tidak hanya sebatas pemenuhan kebutuhan domestik, tetapi juga sebuah pernyataan bahwa Indonesia, melalui MIND ID, bertransisi dari sekadar pemasok komoditas menjadi pemain kunci yang menentukan harga dan standar dalam rantai pasok energi bersih global.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
-
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
-
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
-
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah
-
Jakarta, Indonesia Bioluminesensi Nusantara: Fuguku Luncurkan “Nudi Series” yang Skulptural dan Bawa Streetwear Bertekstur Uniseks ke USS 2026
Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live
Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2