Infrastruktur bawah laut di fasilitas migas memerlukan inspeksi berkala yang hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara teknis. Metode konvensional memiliki batasan kedalaman, durasi, dan kondisi arus yang sering memaksa jadwal inspeksi mundur atau dilaksanakan dengan cakupan yang tidak optimal.
QYSEA FIFISH E-Master hadir sebagai ROV inspeksi bawah laut yang dirancang untuk memenuhi standar operasional industri migas di kondisi yang tidak memungkinkan penyelam beroperasi secara efektif.
FIFISH E-Master membawa sistem kamera resolusi tinggi dengan pencahayaan yang cukup kuat untuk menghasilkan data inspeksi berkualitas di kedalaman operasional fasilitas migas.
Kemampuan manuver omnidireksional membuat ROV ini dapat mendekati komponen dari sudut manapun yang diperlukan untuk inspeksi weld seam, flange, dan area korosi yang lokasinya tidak selalu mudah dijangkau. Fitur AI dehazing yang bekerja secara real-time meningkatkan kejernihan gambar di kondisi visibilitas rendah yang umum di perairan Indonesia.
FIFISH E-MASTER menghasilkan rekaman video yang dapat langsung dikategorikan ke dalam laporan inspeksi digital dengan referensi posisi, membangun basis data kondisi aset yang konsisten untuk program Integrity Management Plan. Tim asset integrity mendapat data yang cukup komprehensif untuk membuat keputusan pemeliharaan berbasis kondisi aktual.
“Program inspeksi underwater yang sebelumnya terkendala lokasi atau arus, kini dapat dijalankan dengan jadwal yang lebih konsisten dan dokumentasi yang lebih terstruktur,” ujar Halo Robotics.
Dalam industri migas, data kondisi aset bawah laut yang terdokumentasi dengan baik menjadi bagian penting dari pengelolaan integritas yang berkelanjutan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer
-
FLOQ Dukung Robinhood Chain, Akses Onchain Kini Lebih Mudah bagi Pengguna Indonesia
-
KA Cikuray Jadi Kereta Favorit Pengguna Jasa dari Daop 2 Bandung Sedangkan Gambir dan Yogyakarta Masih Menjadi Tujuan Utama Selama Januari – Juni 2026
-
Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu
How Much Does a Tattoo Cost in Thailand? A Guide for Australian Travellers
Bangkok or Phuket: Which Is the Best Place to Get a Tattoo in Thailand?
BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah