Inspeksi struktur bawah air seperti jetty, buoy, dan lambung kapal membutuhkan akses ke kedalaman yang tidak bisa dijangkau penyelam secara efisien dan aman. Kondisi arus, visibilitas rendah, dan kebutuhan inspeksi berulang menjadi tantangan operasional yang konsisten di sektor energi dan maritim.
QYSEA Fifish X1 hadir sebagai ROV kelas kerja berukuran compact yang mampu beroperasi hingga kedalaman 350 meter. Sistem ini dilengkapi dua kamera 4K, pencahayaan 12.000 lumen, dan omnidirectional position hold untuk stabilitas di kondisi arus yang tidak menentu.
Dikembangkan oleh QYSEA, Fifish X1 mendukung berbagai konfigurasi sensor dan alat kerja melalui sistem plug-and-play, termasuk single dan multi-beam echo sounder untuk batimetri, ultrasonic thickness gauge untuk NDT, cathodic protection sensor, explosive gas detector, water sampler, dan robotic arm. Sistem ini dapat dioperasikan oleh tim dua orang.
Di Indonesia, Halo Robotics menyediakan Fifish X1 untuk kebutuhan inspeksi bawah air di sektor minyak dan gas, energi, dan maritim. Sistem ini telah dioperasikan untuk inspeksi visual subsea, pemantauan biofouling dan korosi, serta coverage struktur buoy dan tiang jetty di fasilitas industri aktif.
“Fifish X1 mampu menjangkau struktur bawah air yang tidak bisa diakses penyelam, dengan kapasitas sensor yang bisa dikonfigurasi sesuai kebutuhan inspeksi. Data visual dan NDT tersedia langsung dari satu platform tanpa perlu menurunkan tim penyelam,” ujar Halo Robotics.
Hasil inspeksi mencakup rekaman visual 4K, data ketebalan material dari sensor UT, serta bukti visual biofouling dan korosi yang terlokalisasi pada area spesifik. Seluruh data mendukung perencanaan maintenance bawah air yang lebih terstruktur dan terdokumentasi.
Penggunaan ROV seperti QYSEA Fifish X1 mengurangi ketergantungan pada penyelam untuk inspeksi rutin, meningkatkan keselamatan operasional, dan memperluas jangkauan inspeksi ke kedalaman dan kondisi yang sebelumnya tidak bisa dipantau secara konsisten.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing SDM, PalmCo Targetkan 5.120 Sertifikasi Kompetensi
-
Trend Flower Gifting Meningkat, Athaya Secara Resmi Membuka Floral Studio Pertamanya di Area Cibubur
-
WGS dan Mavvrik jalin kemitraan strategis untuk menghadirkan solusi FinOps generasi baru di Indonesia dan Asia Tenggara
-
Mengapa e Signature Jadi Kunci Efisiensi Operasional di Berbagai Perusahaan
-
Mengenal Peluang Menabung Saham AS bagi Investor Indonesia
Beyond the Vehicle: How Autonomous Operations Create Platform Value for Carziqo
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing SDM, PalmCo Targetkan 5.120 Sertifikasi Kompetensi
Trend Flower Gifting Meningkat, Athaya Secara Resmi Membuka Floral Studio Pertamanya di Area Cibubur