Dalam rangka meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, KAI Daop 4 Semarang menutup perlintasan sebidang tidak terjaga JPL 83 Km 59+0/1 pada petak jalan Stasiun Karangsono – Stasiun Gundih, wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Dalam rangka meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, KAI Daop 4 Semarang menutup perlintasan sebidang tidak terjaga JPL 83 Km 59+0/1 pada petak jalan Stasiun Karangsono – Stasiun Gundih, wilayah Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Kegiatan penutupan perlintasan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa penutupan perlintasan sebidang ini merupakan langkah preventif untuk meminimalisasi potensi kecelakaan lalu lintas dan perjalanan kereta api.
“Perlintasan sebidang merupakan salah satu titik rawan kecelakaan. Penutupan dilakukan karena perlintasan tersebut tidak memenuhi standar keselamatan dan demi melindungi keselamatan perjalanan kereta api serta masyarakat,” ujar Luqman.
Luqman mengatakan bahwa penutupan perlintasan sebidang tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI dalam mendukung peningkatan keselamatan transportasi perkeretaapian secara berkelanjutan, sekaligus upaya menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.
Sebelumnya, KAI Daop 4 Semarang telah berkoordinasi dengan unsur kewilayahan setempat sehingga pada pelaksanaannya berjalan lancar. Warga yang telah mendapatkan sosialisasi sebelumnya juga menyatakan tidak keberatan atas penutupan perlintasan karena memahami pentingnya keselamatan bersama.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif, serta tidak ditemukan hal-hal menonjol. Cuaca pada saat pelaksanaan kegiatan dilaporkan cerah.
KAI Daop 4 Semarang mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan perlintasan sebidang resmi yang telah dilengkapi fasilitas keselamatan, mematuhi rambu-rambu, serta mendahulukan perjalanan kereta api.
“Kami juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dalam meningkatkan keselamatan khususnya di area perlintasan sebidang mewujudkan transportasi perkeretaapian yang selamat, andal, dan berkelanjutan,” tutup Luqman.
Manager Humas
KAI Daop 4 Semarang
Luqman Arif
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
-
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
-
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
-
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah
-
Jakarta, Indonesia Bioluminesensi Nusantara: Fuguku Luncurkan “Nudi Series” yang Skulptural dan Bawa Streetwear Bertekstur Uniseks ke USS 2026
Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live
Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2