KAI Logistik terus memperkuat dan optimalkan moda KA sebagai moda alternatif andalan bagi pelaku usaha, salah satunya melalui layanan KA Kontainer. Pada awal tahun, KAI Logistik mencatatkan volume sebesar 222 ribu ton atau tumbuh signifikan sebesar 44% dibandingkan periode yang sama di tahun 2025 atau sebesar 154 ribu ton.
VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari, mengungkapkan ”Peningkatan volume ini salah salah satunya didorong oleh arus distribusi mendekati momentum strategis keagamaan yang memengaruhi peningkatan produksi di berbagai sektor industri. Peningkatan diprediksi masih akan terjadi hingga Maret 2026,” lanjut Dwi.
Perseroan optimis bahwa moda KA semakin diminati dan dipercaya oleh pelaku usaha dengan sejumlah keunggulannya. Terlebih, isu keberlanjutan sudah semakin menjadi fokus di Industri yang turut mendorong pemilihan moda yang lebih berkelanjutan seperti Kereta dengan emisi yang jauh lebih rendah dibandingkan emisi moda darat lainnya. Kini, pelaku usaha dapat mengetahui jumlah emisi yang dihasilkan melalui pengiriman menggunakan moda KA. Informasi ini tercantum pada setiap invoice pelanggan.
”Dalam mempersiapkan transisi implementasi kebijakan ODOL yang akan diterapkan pada tahun 2027, layanan KA Kontainer mampu menjadi salah satu alternatif opsi moda. Selain kapasitas angkut yang besar, moda KA juga memiliki waktu tempuh yang cepat, dan perjalanan yang terjadwal sehingga mampu mendorong efisiensi pengelolaan rantai pasok secara menyeluruh,” lanjut Dwi.
Layanan KA Kontainer menjadi salah satu layanan unggulan. Layanan ini memungkinkan pengiriman dengan berbagai media seperti Kontainer berukuran 20 dan 40 feet, high cube container, hingga reefer container (Kontainer Berpendingin) untuk komoditas perishable. Dalam memastikan keandalan pengiriman komoditas perishable, KAI Logistik juga menyediakan fasilitas plug in untuk supply energi listrik sehingga memungkinkan suhu reefer container tetap terjaga selama proses transit di terminal barang.
Lebih lanjut, sertifikasi halal juga telah menjadi bagian dari layanan KA Kontainer, dimana terminal barang di antaranya Sungai Lagoa Jakarta, Klari Karawang, Ronggowarsito Semarang dan Kalimas Surabaya telah tersertifiaksi halal. Hal ini juga menjadi nilai tambah bagi layanan KA Kontainer guna memastikan terpenuhinya jaminan kepatuhan syariah bagi pelanggan, khususnya di sektor industri halal seperti makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, serta produk Fast-Moving Consumer Goods (FMCG).
“Perseroan akan terus melakukan penyempurnaan layanan guna meningkatkan daya saing moda KA sebagai moda andalan yang ramah lingkungan dan menjadi ekosistem utama dalam green logistics. Ke depan, KAI Logistik juga akan meningkatkan kapasitas layanan khususnya pada layanan KA Kontainer yang saat ini melayani berbagai relasi di Pulau Jawa,” tutup Dwi.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
-
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
-
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
-
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
-
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Case Valker Luggage Gains Momentum Among Malaysian Travelers with Durable, TSA-Approved Designs
Carziqo Launches ER-BX Autonomous Ride-Hailing Operations in San Francisco