Merah adalah warna universal untuk menandakan bahaya dan peringatan. Warna ini sangat kontras dengan lingkungan sekitar, sehingga memudahkan pengemudi kendaraan maupun masyarakat untuk mengenali keberadaan kereta dari jarak jauh, khususnya di perlintasan sebidang
Jakarta, 8 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menegaskan bahwa warna merah pada bamper atau pelat penumbuk lokomotif bukan sekadar unsur estetika, melainkan bagian penting dari standar keselamatan perjalanan kereta api yang berlaku secara nasional maupun internasional.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa pemilihan warna merah memiliki alasan teknis dan keselamatan yang jelas. “Merah adalah warna universal untuk menandakan bahaya dan peringatan. Warna ini sangat kontras dengan lingkungan sekitar, sehingga memudahkan pengemudi kendaraan maupun masyarakat untuk mengenali keberadaan kereta dari jarak jauh, khususnya di perlintasan sebidang,” ujar Ixfan.
Selain sebagai simbol peringatan, warna merah juga memiliki visibilitas tinggi di berbagai kondisi cuaca, baik siang maupun malam hari, maupun saat jarak pandang terbatas akibat hujan atau kabut. Kombinasi antara warna merah pada bamper dan lampu lokomotif di bagian depan semakin meningkatkan faktor keselamatan operasional.
“Warna merah pada bamper lokomotif juga memudahkan petugas dalam proses pemeriksaan dan perawatan. Kerusakan seperti penyok, retak, atau cat terkelupas dapat terlihat dengan cepat, sehingga perbaikan dapat segera dilakukan,” tambah Ixfan.
Saat ini, KAI Daop 1 Jakarta mengelola dan merawat total 57 unit armada, yang terdiri dari 45 unit lokomotif dan 12 unit Kereta Rel Diesel (KRD). Dari 45 unit lokomotif tersebut, terdapat 6 unit Lokomotif CC 203, 15 unit CC 201, dan 24 unit CC 206. Seluruh armada tersebut menjalani perawatan berkala sesuai standar teknis untuk memastikan keandalan dan keselamatan operasional.
Penggunaan warna merah pada bamper lokomotif telah menjadi bagian dari standar desain sarana perkeretaapian di Indonesia, termasuk di PT KAI, dan selaras dengan praktik keselamatan yang diterapkan secara internasional.
KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati di perlintasan sebidang, mematuhi rambu, dan tidak melakukan aktivitas di jalur kereta api. “Keselamatan adalah prioritas utama, dan kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan perjalanan kereta api yang aman dan lancar,” tutup Ixfan.
You may also like
-
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
-
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
-
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
-
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
-
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Case Valker Luggage Gains Momentum Among Malaysian Travelers with Durable, TSA-Approved Designs
Carziqo Launches ER-BX Autonomous Ride-Hailing Operations in San Francisco