PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan layanan transportasi publik yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Hal ini disampaikan dalam forum Talk Show Wartalks bertajuk “Peta Strategis 5 Abad Jakarta Menuju Top 50 Global City 2029”, yang digelar di Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, pada Selasa (22/7/2025).
Acara ini menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan dari berbagai sektor, termasuk Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, jajaran pejabat Pemprov DKI Jakarta, serta berbagai instansi, termasuk PT KAI yang diwakili oleh Manager Humas Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko. Sejumlah pelajar dan penyandang disabilitas juga turut hadir sebagai bentuk keterlibatan aktif masyarakat.
Dalam sesi diskusi yang mengangkat tema transportasi, Ixfan Hendriwintoko menyampaikan bahwa KAI secara berkelanjutan telah melakukan pembangunan dan penyesuaian infrastruktur guna memenuhi kebutuhan pelanggan berkebutuhan khusus.
“Fasilitas yang ada sudah ramah dan sesuai dengan kebutuhan teman-teman disabilitas,” ujar Ixfan.
Beberapa fasilitas yang telah tersedia di stasiun antara lain guiding block (jalur pemandu) bagi penyandang tunanetra, lift, serta ramp atau jalur landai bagi pengguna kursi roda. Semua fasilitas ini dibangun sejak dari akses masuk stasiun hingga ke area peron.
“Semua itu telah dibangun di area masuk stasiun, mulai dari jalur pemandu, lift, hingga jalan landai,” jelasnya.
Tak hanya itu, KAI juga menyediakan ruang khusus di dalam kereta api yang dapat digunakan untuk menyimpan kursi roda milik penumpang disabilitas, sebagai bentuk dukungan terhadap mobilitas pelanggan berkebutuhan khusus selama dalam perjalanan.
“Ada ruang khusus di pojok kereta yang diperuntukkan sebagai tempat penitipan kursi roda,” tambahnya.
Ixfan juga menegaskan bahwa seluruh petugas pelayanan dan keamanan di stasiun telah dibekali prosedur khusus untuk memberikan bantuan secara proaktif kepada pelanggan penyandang disabilitas.
“Petugas pelayanan di stasiun mana pun akan langsung membantu jika melihat penumpang disabilitas, tanpa harus diminta,” tutupnya.
Langkah-langkah ini merupakan bagian dari visi PT KAI dalam mendukung Jakarta sebagai kota global yang ramah dan setara untuk semua warga, termasuk dalam aspek transportasi publik yang inklusif dan berkelanjutan.
You may also like
-
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
-
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
-
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
-
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah
-
Jakarta, Indonesia Bioluminesensi Nusantara: Fuguku Luncurkan “Nudi Series” yang Skulptural dan Bawa Streetwear Bertekstur Uniseks ke USS 2026
Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live
Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2