Bandung (Jawa Barat), 27 Januari 2026 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026 sejak jauh-jauh hari dengan menggunakan moda transportasi kereta api. Imbauan ini disampaikan untuk memberikan kemudahan, kepastian perjalanan, serta meningkatkan kenyamanan pelanggan pada momen libur Hari Raya Idul Fitri yang diprediksi akan mengalami lonjakan volume penumpang.
KAI Daop 2 Bandung menilai perencanaan perjalanan lebih awal menjadi langkah penting agar masyarakat dapat memilih jadwal keberangkatan sesuai kebutuhan, sekaligus menghindari kepadatan pemesanan tiket menjelang puncak arus mudik. Kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan berkesan untuk pelanggan.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa KAI berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran nanti. “Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026 sejak dini agar dapat memperoleh tiket sesuai jadwal yang diinginkan dan perjalanan dapat berlangsung dengan lebih tenang dan nyaman,” ujar Kuswardojo.
Selain imbauan perencanaan perjalanan, KAI Daop 2 Bandung juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan penjualan tiket kereta api yang kerap muncul menjelang masa angkutan Lebaran. Penipuan umumnya dilakukan dengan menawarkan tiket murah melalui media sosial, pesan singkat, maupun jalur tidak resmi yang mengatasnamakan PT KAI.
Kuswardojo menegaskan bahwa KAI tidak pernah menjual tiket melalui jalur tidak resmi. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan penawaran tiket di luar kanal resmi. Tiket kereta api hanya dapat dibeli secara sah melalui aplikasi Access by KAI, website resmi booking.kai.id, serta channel penjualan eksternal resmi lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI,” tegasnya.
Kuswardojo menambahkan, pembelian tiket melalui saluran resmi akan memberikan kepastian data perjalanan, perlindungan konsumen, serta kemudahan dalam mendapatkan informasi terkait jadwal, tarif, dan kebijakan perjalanan kereta api. KAI juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang dialami pelanggan akibat pembelian tiket melalui pihak tidak resmi.
KAI Daop 2 Bandung terus mengajak masyarakat untuk selalu memanfaatkan layanan resmi KAI serta mengikuti informasi terkini yang disampaikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan. Hal ini penting untuk menghindari kesalahpahaman informasi sekaligus memastikan perjalanan mudik berjalan aman dan lancar.
Dengan perencanaan yang matang serta kewaspadaan terhadap potensi penipuan, KAI Daop 2 Bandung berharap momen mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung tertib, selamat, dan berkesan. KAI berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menjadi pilihan transportasi andalan masyarakat Indonesia.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
-
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
-
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
-
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
-
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Case Valker Luggage Gains Momentum Among Malaysian Travelers with Durable, TSA-Approved Designs
Carziqo Launches ER-BX Autonomous Ride-Hailing Operations in San Francisco