PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan dengan berpartisipasi dalam Gerakan Resik Resik Masjid. Bentuk dukungan ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan peralatan kebersihan serta pelaksanaan kegiatan gotong royong membersihkan Masjid bersama Komunitas Gerakan Resik Resik Masjid (GRRM) Surabaya.
Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al Qithaar yang terletak di Jl. Tapak Siring, Pacar Keling, Surabaya dengan melibatkan Jajaran Pegawai KAI Daop 8 Surabaya, Pegawai Balai Yasa Surabaya Gubeng, dan relawan dari Komunitas Gerakan Resik Resik Masjid.
Dalam kegiatan ini, KAI Daop 8 Surabaya juga menyerahkan bantuan berupa alat kebersihan 2 unit vacum cleaner dengan kapasitas besar, 1 unit jet cleaner industrial, dan 1 unit hand blower tenaga besar, senilai total Rp 17.588.000,-.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terhadap kebersihan lingkungan dan tempat ibadah.
“Kami menyadari pentingnya peran Masjid sebagai pusat kegiatan spiritual dan sosial masyarakat. Oleh karena itu, kami mendukung penuh Gerakan Resik Resik Masjid agar tempat ibadah tetap terjaga kebersihannya, nyaman, dan layak digunakan oleh seluruh jamaah. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin mendorong semangat gotong royong serta menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid,” pungkas Luqman.
Tak hanya memberikan bantuan, KAI Daop 8 Surabaya dan Balai Yasa Surabaya Gubeng juga turut serta dalam aksi bersih-bersih Masjid, mulai dari menyapu halaman, mengepel lantai, membersihkan karpet, merapikan kembali Al-Qur’an di tempatnya, membersihkan almari tempat mukena dan sarung, membersihkan langit – langit, hingga pembersihan sanitasi pun dilakukan dengan membersihkan kamar mandi dan tempat wudhu.
Gerakan Resik Resik Masjid merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang bertujuan untuk menjaga kebersihan Masjid melalui keterlibatan komunitas dan relawan. Kolaborasi antara KAI Daop 8 Surabaya dan gerakan ini menjadi contoh nyata sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan harmonis.
“KAI Daop 8 Surabaya tidak hanya fokus pada layanan transportasi kereta api, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa KAI Daop 8 Surabaya hadir untuk masyarakat, termasuk dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah,” tutup Luqman Arif.
You may also like
-
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
-
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
-
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
-
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
-
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live
Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2