KAI membuka Posko Angkutan Lebaran 2026 untuk memastikan kesiapan operasional LRT Jabodebek selama periode mudik dan arus balik Lebaran, dengan menyiapkan 26 trainset, 243 petugas frontliner, dan 527 personel pengamanan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi membuka Posko Angkutan Lebaran 2026/1447 H untuk memastikan kesiapan operasional dan pelayanan LRT Jabodebek selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Posko Angkutan Lebaran LRT Jabodebek akan berlangsung selama 16 hari, mulai 13 hingga 28 Maret 2026. Pembukaan posko ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang digelar di halaman kantor Divisi LRT Jabodebek, Jumat (13/3), dan dipimpin oleh Executive Vice President LRT Jabodebek Suryawan Putra Hia.
Dalam arahannya, Suryawan menegaskan bahwa masa Angkutan Lebaran merupakan periode penting bagi perusahaan dalam memastikan layanan transportasi publik tetap berjalan optimal di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
“Kereta api menjadi salah satu moda transportasi yang sangat diandalkan masyarakat, khususnya pada periode Angkutan Lebaran. Oleh karena itu, keandalan operasional dan kesiapan pelayanan LRT Jabodebek menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat,” ujarnya.
Selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI menyiapkan 26 trainset dan 1 trainset cadangan LRT Jabodebek. Pada hari kerja (weekday), KAI akan mengoperasikan 430 perjalanan LRT Jabodebek. Sementara itu, pada hari libur nasional/cuti bersama dan akhir pekan (weekend) akan mengoperasikan 270 perjalanan LRT Jabodebek. Dari sisi pelayanan, akan diperkuat dengan menyiapkan 243 petugas frontliner, yang terdiri dari 119 Passenger Service dan 124 Ticketing Officer.
Dari aspek keamanan turut diperkuat dengan melibatkan 527 personel pengamanan, yang terdiri dari 499 petugas internal (Polsuska dan Security) serta 28 personel eksternal dari unsur TNI dan Polri. “Begitu juga dengan petugas pekerja administrasi kantor, yang akan turut melaksanakan posko Angkutan Lebaran 2026 di stasiun, sehingga dapat mendukung petugas stasiun untuk melayani pengguna LRT Jabodebek,” tambahnya.
Manager Public Relations LRT Jabodebek Radhitya Mardika menyampaikan bahwa berbagai langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menikmati layanan transportasi yang aman dan nyaman selama periode Angkutan Lebaran.
“LRT Jabodebek terus melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh, baik dari sisi operasional, pelayanan, maupun pengamanan, agar pengguna dapat menikmati perjalanan dengan selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Radhitya.
KAI berharap melalui kesiapan tersebut, LRT Jabodebek dapat terus menjadi salah satu pilihan transportasi publik yang andal dalam mendukung mobilitas masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
-
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
-
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
-
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
-
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live
Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2