LRT Jabodebek mengoperasikan sistem kelistrikan berbasis third rail yang dibagi untuk fasilitas stasiun dan operasional perjalanan. Seluruh sistem dilengkapi cadangan berlapis di setiap stasiun untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan keberlangsungan layanan di berbagai kondisi.
KAI mengoperasikan layanan berbasis tenaga listrik yang dirancang dengan sistem berlapis guna memastikan keselamatan dan keandalan operasional LRT Jabodebek dalam berbagai kondisi.
Sebagai bagian dari sistem tersebut, KAI membedakan pengelolaan kelistrikan menjadi 2 kelompok utama, yaitu kelistrikan untuk fasilitas stasiun dan kelistrikan untuk operasional perjalanan.
Kelistrikan fasilitas stasiun digunakan untuk mendukung layanan kepada pengguna, seperti penerangan, eskalator, lift, sistem tiket, serta fasilitas penunjang lainnya. Sementara itu, kelistrikan operasional digunakan untuk mendukung perjalanan sarana (trainset) dan fasilitas operasi KA (sistem persinyalan, telekomunikasi dan Platform screen door)
Untuk operasional perjalanan, LRT Jabodebek beroperasi dengan sistem elektrifikasi berbasis third rail system (sistem rel ketiga), dengan tenaga listrik dari sumber utama (PLN), dirubah dan disalurkan melalui Traction Power Substation (TPSs) sebagai catu daya yang selanjutnya dihantarkan ke rangkaian kereta melalui sistem rel ketiga guna menjaga stabilitas distribusi daya.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa seluruh sistem kelistrikan tersebut dirancang dengan sistem cadangan berlapis, untuk memastikan keselamatan dan keandalan operasional layanan LRT Jabodebek.
“Setiap aspek kelistrikan, baik untuk fasilitas stasiun maupun operasional perjalanan, telah dilengkapi dengan sistem cadangan masing-masing di setiap stasiun, agar layanan operasional LRT Jabodebek tetap berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Ditambahkannya, keberadaan sistem cadangan ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan operasional, sekaligus memastikan aspek keselamatan dan keamanan pengguna LRT Jabodebek tetap terjaga.
“Dengan sistem kelistrikan yang terintegrasi dan memiliki cadangan di setiap titik layanan, LRT Jabodebek memastikan operasional tetap andal serta mampu mendukung mobilitas masyarakat secara optimal,” tambahnya.
Penerapan sistem kelistrikan berlapis ini merupakan bagian dari komitmen LRT Jabodebek dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang modern, aman, dan berkelanjutan di kawasan perkotaan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Gedung Baru Kedutaan Besar India di Jakarta Akan Mulai Beroperasi September, Tandai Babak Baru Hubungan Bilateral
-
Kedutaan Besar India Rayakan Hari Kemerdekaan India ke-80 di Jakarta dengan Pengibaran Bendera, Pertunjukan Budaya, dan Momentum Baru Hubungan Bilateral
-
Dukung Kawasan Hijau, Pelindo Tanam 600 Pohon di Coastal Area Karimun
-
Perkuat Sektor E-KYC, Api.co.id Rilis API Dukcapil Check dan NPWP Check
-
Dukung Pertamina Patra Niaga, Elnusa Petrofin Percepat Distribusi Energi Pascabencana Gempa Nusa Tenggara Timur
Gedung Baru Kedutaan Besar India di Jakarta Akan Mulai Beroperasi September, Tandai Babak Baru Hubungan Bilateral
Kedutaan Besar India Rayakan Hari Kemerdekaan India ke-80 di Jakarta dengan Pengibaran Bendera, Pertunjukan Budaya, dan Momentum Baru Hubungan Bilateral
Adera Team: Essential Care Tips for Bedridden Patients