JAKARTA, 23 Agustus 2025
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan progres renovasi 65 unit Sekolah Rakyat (SR) Tahap 1C berjalan signifikan dan sesuai rencana. Hal ini dikebut agar seluruh fasilitas pendidikan tersebut siap beroperasi pada awal September 2025, guna menyambut tahun ajaran baru 2025/2026.
Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menyediakan akses pendidikan gratis dan berkualitas, khususnya bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa progres fisik di lapangan menunjukkan capaian yang sangat positif. Ia optimistis target operasional dapat tercapai tepat waktu.
“Dari sisi pelaksanaan konstruksi, progres fisik menunjukkan capaian positif. Ditargetkan, SR Tahap 1C sudah dapat beroperasi pada awal September 2025,” tegas Menteri Dody.
Sebagai bukti, beberapa lokasi pembangunan bahkan telah menunjukkan kemajuan di atas 90 persen. Di antaranya adalah Sekolah Rakyat yang berlokasi di BLK Subulussalam, BLK Bireuen, dan Gedung Eks SMP Unggul di Pidie Jaya, Aceh.
Secara rinci, proyek Tahap 1C ini mencakup renovasi di 65 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Proyek ini akan menyediakan total 248 rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas untuk menampung 6.190 siswa, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Dari total lokasi tersebut, 63 sekolah dibiayai melalui APBN, sementara 2 lainnya menggunakan APBD.
Lebih lanjut, lingkup pekerjaan yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU meliputi renovasi ringan hingga sedang. Pekerjaan ini mencakup perbaikan ruang kelas, asrama, laboratorium, dan ruang administrasi, serta pengecatan ulang gedung, pemasangan instalasi listrik dan air bersih, hingga pengadaan meubelair.
“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Berkolaborasi bersama Kementerian Sosial, Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas agar dapat segera digunakan pada tahun ajaran 2025/2026,” jelas Menteri Dody.
Program Sekolah Rakyat Tahap I sendiri secara total merenovasi 165 sekolah. Sebelum Tahap 1C, pemerintah telah merampungkan Tahap 1A sebanyak 63 SR yang sudah beroperasi sejak 14 Juli 2025, dan Tahap 1B sebanyak 37 SR yang telah fungsional per 31 Juli 2025.
Dengan progres signifikan pada Tahap 1C, pemerintah berharap program ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, sekaligus menjadi pilar penting dalam upaya pemerataan pendidikan dan pengentasan kemiskinan di Indonesia.
You may also like
-
Jaga Kesehatan Pekerja, LRT Jabodebek Perkuat Fondasi Pelayanan Transportasi Publik
-
Echoes from the Land of the Dragon: Karya Film Roxx memenangkan Award di ART & TUR 2026
-
BRI Finance Optimalkan Jaringan Cabang, Siapkan Ekspansi Selektif pada 2027
-
Asa Kemandirian Ekonomi dari Santri Al-Fatah Temboro melalui Rumah Tempe Higienis
-
SATU University Hadirkan Program Studi Baru di Palembang dan Pontianak, Siapkan Talenta Digital untuk Masa Depan
Jaga Kesehatan Pekerja, LRT Jabodebek Perkuat Fondasi Pelayanan Transportasi Publik
Echoes from the Land of the Dragon: Karya Film Roxx memenangkan Award di ART & TUR 2026
BRI Finance Optimalkan Jaringan Cabang, Siapkan Ekspansi Selektif pada 2027