Jakarta, 11 Juni 2025 — EKRAF, bekerja sama dengan jurusan Game Application & Technology (GAT) BINUS University dan Asosiasi Game Indonesia (AGI), menghadirkan acara Roadshow Gameseed 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 11 Juni 2025 pukul 08.00-12.00 WIB di Faculty Lounge, Lantai 8, Kampus Anggrek BINUS @Kemanggisan, Jakarta Barat sebagai bagian dari rangkaian Roadshow Gameseed 2025 di Jakarta serta Denpasar.
Gameseed merupakan wadah yang dirancang untuk menumbuhkan semangat kolaborasi, kreativitas, dan pengembangan diri para developer game lokal, baik dari kalangan mahasiswa maupun profesional muda. Acara ini merupakan wujud komitmen BINUS University dalam mendorong pemberdayaan dan pertumbuhan berkelanjutan di industri game Indonesia. Rangkaian utama dalam Gameseed mencakup Matriculation, GameJam Competition, dan Inkubasi—di mana tim-tim terpilih akan didampingi untuk melanjutkan pengembangan produknya hingga ke tahap pencarian investor potensial.
Rangkaian acara mencakup talkshow inspiratif yang menghadirkan para pelaku industri ternama. Di antaranya adalah Nanda Gamecom, CEO & Producer dari game indie lokal Troublemaker, Andy Lukito (Alumni Game Application & Technology) selaku Game Director dari Akhir Pekan Studio; serta Wilson Nathaniel, alumni Gameseed 2024, sekaligus alumni jurusan Game Application & Technology. Ketiganya berbagi pengalaman dan perspektif tentang tantangan serta potensi yang ada di dunia pengembangan game saat ini.
Tak hanya itu, peserta juga mendapat kesempatan berharga untuk mengikuti portfolio review langsung dari para ahli industri. Sesi ini dirancang untuk memberikan masukan konstruktif bagi para game developer muda agar dapat lebih siap menghadapi dunia profesional. Selain itu, Gameseed 2025 juga menjadi ajang showcase karya developer game lokal, membuka ruang apresiasi serta potensi kolaborasi yang lebih luas.
Ir. Andry Chowanda, S.Kom., MM, Ph.D., MBCS, CCP, CME, IPM, SMIEEE selaku Head of Computer Science BINUS University, menekankan bahwa Gameseed adalah bagian dari ekosistem pembelajaran yang mendukung mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap terjun ke industri secara langsung.
“Kami percaya bahwa industri game lokal memiliki potensi besar untuk berkembang. Melalui Gameseed, khususnya bersama jurusan Game Application & Technology kami ingin membangun jembatan antara dunia pendidikan dan dunia industri, serta memperkuat semangat inovasi dan kemandirian di kalangan mahasiswa,” ujar Andry Chowanda selaku Head of Computer Science BINUS University.
Gameseed 2025 tidak hanya menjadi panggung bagi karya dan ide, tetapi juga ruang dialog lintas generasi dan profesi. Kolaborasi antara akademisi, industri, dan pemerintah dalam acara ini menunjukkan komitmen bersama untuk mendorong pertumbuhan ekosistem game nasional yang sehat dan berkelanjutan.
Dengan mengangkat semangat inovasi dan kolaborasi, Gameseed menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat kreatif di bidang pengembangan game digital di Asia Tenggara. Acara ini membuktikan bahwa dengan sinergi yang kuat, talenta lokal dapat berkembang dan bersaing di kancah global.
You may also like
-
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
-
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
-
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
-
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah
-
Jakarta, Indonesia Bioluminesensi Nusantara: Fuguku Luncurkan “Nudi Series” yang Skulptural dan Bawa Streetwear Bertekstur Uniseks ke USS 2026
Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live
Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2