Melalui kolaborasi dengan Dispora Banda Aceh, Telkom AI Connect dan Bank Syariah Indonesia melatih 160 UMKM untuk beradaptasi dengan era digital. Pelatihan mencakup branding, digital marketing, hingga pemanfaatan AI untuk memperluas jangkauan pasar.
Banda Aceh, 1 November 2025. Sebanyak 160 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banda Aceh mengikuti Workshop Transformasi Digital yang digelar selama dua hari di Gedung Landmark Bank Syariah Indonesia (BSI), Banda Aceh. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Telkom Indonesia, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Dispora Banda Aceh, sebagai bagian dari program Market JUARA (Jaringan Usaha dan Aneka Kreatif Pemuda).
Workshop dibuka resmi oleh Asisten I Wali Kota Banda Aceh, Bachtiar, S.Sos., M.Si., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penguasaan teknologi bagi pelaku usaha lokal agar tetap relevan dan kompetitif di era digital.
“Pemerintah kota berkomitmen untuk terus mendukung UMKM agar mampu beradaptasi dengan teknologi. Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan,” ujar Bachtiar.
Fokus pada Digitalisasi Bisnis dan Branding
Peserta yang berasal dari berbagai sektor mulai dari kuliner, F&B, craft, hingga fashion dibimbing untuk memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) secara online serta mendapatkan informasi terkait sertifikasi halal bagi produk makanan dan minuman.
Selama dua hari pelaksanaan (23–24 Oktober 2025), peserta terbagi ke dalam empat kelas pelatihan yang difasilitasi oleh Telkom AI Connect Aceh dan UMKM Center BSI. Materi utama meliputi pembuatan Business Model Canvas (BMC) serta penggunaan tools digital dan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memperluas jangkauan pasar, tidak hanya di Banda Aceh, tetapi juga ke berbagai wilayah di Indonesia.
“Branding dan marketing digital bukan hal baru, tetapi konsistensi adalah kuncinya. Tanpa itu, algoritma platform sulit mengenali bisnis kita dan menjangkau calon pelanggan baru,” jelas Jurnalis JH, Business and Community Lead Telkom AI Connect Aceh.
Dibimbing oleh Pemateri Muda Berprestasi
Empat pemateri dihadirkan dalam kegiatan ini, yaitu Afri Yordan (CEO PosSaku) dan Muharrir (CTO PosSaku), dua founder startup asal Aceh yang kini telah memiliki pengguna di berbagai kota di Indonesia. Sementara dua pemateri lainnya, Ardian dan Ichsan dari Politeknik Aceh, merupakan pengajar bersertifikasi Digital Entrepreneur Academy (DEA) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.
Keempat pemateri ini memberikan pembekalan seputar desain model bisnis, strategi pemasaran digital, serta cara memanfaatkan teknologi AI untuk membuat konten branding yang efisien, menarik, dan terjadwal di media sosial.
Telkom AI Connect Aceh: Mendorong Adopsi AI dan Transformasi Digital di Daerah
Telkom AI Connect Aceh hadir sebagai pusat pengembangan literasi dan implementasi kecerdasan buatan (AI) di wilayah Aceh. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi Telkom Indonesia untuk memperluas adopsi AI di seluruh Indonesia, memastikan masyarakat daerah dapat memahami dan memanfaatkan teknologi AI secara nyata sesuai kebutuhan lokal.
Melalui program pelatihan, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis, Telkom AI Connect Aceh membantu pengajar, pelajar, pelaku usaha, dan instansi lokal memahami serta dapat mengoptimalkan potensi AI dalam aktivitas mereka..
“Tujuan kami sederhana: memastikan teknologi AI bukan hanya milik kota besar, tapi bisa dimanfaatkan secara merata hingga ke Aceh,” ujar Jurnalis JH.
You may also like
-
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
-
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
-
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
-
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
-
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live
Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2