Semarang, 1 Juli 2025 — Dalam rangka memperingati Plastic Free July, platform konservasi lingkungan LindungiHutan tengah menyiapkan kampanye nasional bertajuk “1 Person 1 Tree” yang menargetkan penanaman 1 juta pohon di berbagai wilayah rawan krisis iklim di Indonesia.
Melalui kampanye ini, LindungiHutan ingin mendorong keterlibatan publik dalam aksi nyata menjaga lingkungan. Dengan jumlah penduduk Indonesia yang kini mencapai lebih dari 280 juta jiwa, LindungiHutan mengajak masyarakat melihat potensi kolektif yang luar biasa: “Kalau 0,5% saja dari total penduduk Indonesia menanam satu pohon, kita sudah bisa menanam satu juta pohon… apalagi kalau lebih, yekan?” begitu bunyi pesan kampanye yang disiapkan untuk menggaet partisipasi publik.
Kampanye ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas kesadaran bahwa krisis lingkungan, termasuk polusi plastik, abrasi pesisir, hingga naiknya permukaan laut, tidak dapat diatasi hanya dengan imbauan, tetapi melalui aksi langsung dan kolaboratif.
“Plastic Free July memang berfokus pada pengurangan plastik, tapi kami percaya pengurangan harus berjalan beriringan dengan pemulihan. Menanam pohon, terutama di kawasan pesisir, adalah langkah konkret yang bisa dilakukan siapa saja untuk membantu Bumi pulih,” ujar Gilang, dari tim operasional LindungiHutan.
Melalui program “1 Person 1 Tree”, LindungiHutan membuka kesempatan bagi individu, komunitas, dan institusi untuk berdonasi satu pohon yang akan ditanam dan dirawat oleh mitra petani hutan di lebih dari 30+ lokasi penghijauan di Indonesia. Penanaman difokuskan pada wilayah-wilayah yang terdampak abrasi, banjir rob, dan degradasi lahan.
Dalam beberapa tahun terakhir, LindungiHutan mencatat bahwa minat masyarakat terhadap aksi hijau terus meningkat. Di tahun 2024 saja, lebih dari 150+ ribu pohon berhasil ditanam melalui kampanye publik bersama donatur individu dan komunitas. Target 1 juta pohon tahun ini diyakini bukan sekadar impian, melainkan hasil gotong royong nyata.
Kampanye ini dijadwalkan mulai bergulir pada awal Juli 2025, bertepatan dengan momen Plastic Free July, dan akan berlangsung selama beberapa bulan ke depan. Harapannya, semakin banyak pihak yang merasa terlibat, bukan sekadar menyumbang, tetapi menjadi bagian dari gerakan pemulihan lingkungan yang lebih luas dan berkelanjutan.
You may also like
-
Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu
-
BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov
-
BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer
-
FLOQ Dukung Robinhood Chain, Akses Onchain Kini Lebih Mudah bagi Pengguna Indonesia
Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu
BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov
How Much Does a Tattoo Cost in Thailand? A Guide for Australian Travellers