Sribu, platform freelancer terbesar di Indonesia, resmi membuka Kontes Desain Logo HUT RI bertema “Kemerdekaan Milik Bersama”
Jakarta, 21 Juli 2025 – Hingga menjelang akhir Juli, logo resmi Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia belum juga dirilis oleh pemerintah. Menanggapi hal ini, Sribu, platform freelancer terbesar di Indonesia, resmi membuka Kontes Desain Logo HUT RI bertema “Kemerdekaan Milik Bersama”. Kontes ini terbuka untuk semua kalangan dan berlangsung mulai 21 hingga 31 Juli 2025.
Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widiyanto, menyampaikan bahwa karya desain yang kuat bukan hanya berbicara soal estetika, tapi juga makna dan representasi:
“Kami mencari sesuatu yang benar-benar baru dan berbeda. Tiap karya punya cerita yang unik dan memberikan kekuatan tersendiri,” tutur Yovie.
Inisiatif Sribu ini merupakan bagian dari gerakan #BerkaryaUntukNegeri, yang mengajak masyarakat luas untuk memberikan kontribusi positif sesuai bidang keahliannya masing-masing.
“Kami melihat belum adanya logo resmi tahun ini sebagai peluang untuk berkontribusi,” ujar Ryan Gondokusumo, CEO Sribu.
“Kami ingin membuka ruang bagi semua orang untuk menyuarakan semangat kemerdekaan melalui desain.”
Kontes ini mengangkat semangat inklusivitas dan partisipatif, di mana siapa pun bisa ikut serta dan hasil terbaik akan dipilih melalui mekanisme voting publik.
“Kemerdekaan adalah milik bersama. Di kontes terbuka ini, desainer bisa mengirimkan karya terbaiknya, dan masyarakat ikut menentukan pemenangnya,” tambah Ryan.
Pemenang akan mendapatkan hadiah jutaan rupiah dan seluruh peserta diberi ruang untuk menyuarakan idenya bagi Indonesia.
“Kami berharap kontes ini melahirkan karya kemerdekaan yang benar-benar mewakili semangat rakyat Indonesia hari ini,” ujar Alexandro Wibowo, Chief Operating Officer Sribu.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai kontes serta proses pendaftaran, masyarakat dapat mengakses laman resmi Sribu di:
https://sribu.in/KontesHUTRI80
Sementara itu, proses pemilihan karya terbaik dilakukan melalui voting publik yang dapat diikuti melalui tautan:
You may also like
-
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
-
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
-
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
-
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
-
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live
Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2