Dalam perjalanan kereta api, kebersihan kereta menjadi salah satu faktor yang membuat penumpang merasakan kenyamanan selama dalam perjalanan. Agar kebersihan kereta selalu terjaga, petugas OTC KAI Services selalu sigap bergerak disetiap sudut pada rangkaian kereta membersihkan area yang kotor hingga memastikan fasilitas tetap siap dipakai sepanjang perjalanan.
Petugas OTC KAI Services akan siaga setiap 30 menit sekali untuk memastikan kebersihan toilet tetap kering dan wangi agar nyaman ketika digunakan penumpang.
Yudi Anaba, salah satu petugas OTC mengatakan, sebagai petugas OTC, kami menjaga kenyamanan tanpa jeda dan tanpa membeda-bedakan rangkaian kereta api. Memastikan seluruh kebersihan di semua rangkaian menjadi bagian dari kerja kami sehari-hari.
“Ada rasa senang saat penumpang merasakan kenyamanan sepanjang perjalanan. Kami berupaya membersihkan semua kotoran, sampah, dan noda-noda yang menempel di rangkaian kereta agar penumpang senang berpergian menggunakan kereta api.” ujar Yudi.
Menurut Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, Para petugas OTC kami yang bertugas di kereta menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan kepada penumpang saat dalam perjalanan. Mereka menjaga kebersihan kursi, toilet hingga berkeliling rangkaian untuk mengumpulkan sampah para penumpang selama di perjalanan.
“Dedikasi tim OTC KAI Services menjaga kebersihan secara rutin dan menyeluruh patut mendapat acungan jempol. Mereka bekerja di sepanjang perjalanan kereta mulai dari stasiun keberangkatan hingga stasiun akhir tanpa henti untuk memastikan kebersihan di kereta api tetap terjaga dan membuat penumpang merasakan kenyamanan dengan kereta api yang bersih.” ujar Nyoman dalam keterangannya.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Melampaui Nama Merek: Kolaborasi di Balik Hunian Bermerek
-
DIPRAKARSAI AGUS GUMIWANG, KEBIJAKAN GAS MURAH TOPANG INDUSTRI MESKI PASOKAN TAK PERNAH PENUH
-
PLUS Bunganya dari neobank Plus: Bunga Deposito WOW hingga 7,25% per Tahun
-
Pendapatan Wisata dan Anggaran Ekologis Bantu 300 Anak di Desa Tukamasea Bersekolah
-
Bayi Orangutan yang Diselamatkan di India Dipulangkan ke Indonesia, Lima Lainnya Menyusul
Melampaui Nama Merek: Kolaborasi di Balik Hunian Bermerek
From Margins to Mainstream: 350 health leaders tackle the next frontier of voluntary assisted dying care
2026 Exam Predictions Give Year 12 Students More Targeted Practice