Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menggelar kegiatan sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api yang melibatkan komunitas pecinta kereta api (Railfans) Java Train.
Kegiatan ini diselenggarakan di salah satu titik perlintasan rawan kecelakaan di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) No. 78, Jalan Kolonel Sugiono, Kota Malang, pada Sabtu (9/8/2025).
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menjelaskan bahwa sinergi antara operator kereta api dan komunitas sangat penting untuk menciptakan budaya keselamatan bersama. Pada kesempatan ini kami bersama Komunitas Java Train kembali menyelenggarakan sosialisasi keselamatan yang bertujuan untuk mengedukasi pengguna jalan agar lebih disiplin saat melintasi perlintasan sebidang, tidak menerobos, serta mematuhi rambu-rambu yang ada.
Sementara itu, Ketua Umum Divisi Pusat Java Train Indonesia, Panca Agung mengungkapkan bahwasannya keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Kami sebagai komunitas railfans yang selama ini dekat dengan dunia perkeretaapian turut berkontribusi dalam menyebarkan pesan-pesan keselamatan kepada masyarakat luas.
Dalam kegiatan ini, Tim dari KAI Daop 8 Surabaya bersama para pengurus maupun anggota dari komunitas railfans turut serta melakukan kampanye simpatik kepada pengguna jalan agar dapat tertib ketika akan melintasi perlintasan sebidang, membagikan pamflet himbauan keselamatan, serta memberikan edukasi langsung di lapangan mengenai tata cara melintasi perlintasan sebidang yang aman.
KAI Daop 8 Surabaya juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhenti sejenak, tengok kanan-kiri, dan pastikan tidak ada kereta yang melintas sebelum melintasi perlintasan sebidang.
Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114, yang menyatakan bahwa pada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pengemudi kendaraan wajib : berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api mulai ditutup dan/atau terdapat isyarat lain; mendahulukan perjalanan kereta api; serta memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan di perlintasan bukan hanya tanggung jawab KAI semata, melainkan juga membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.
You may also like
-
Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu
-
BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov
-
BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer
-
FLOQ Dukung Robinhood Chain, Akses Onchain Kini Lebih Mudah bagi Pengguna Indonesia
Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu
BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov
How Much Does a Tattoo Cost in Thailand? A Guide for Australian Travellers