Semarang, Februari 2026 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Subholding PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2025 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kinerja ini didukung dengan realisasi total arus barang nonpetikemas tahun 2025 yang meningkat sebesar 5,6% sebesar 4.868.254 Ton di Pelabuhan Tanjung Emas apabila dibandingkan dengan realisasi pada tahun 2024 sebesar 4.608.710 Ton.
Branch Manager Pelindo Multi Terminal Tanjung Emas, S. Joko menyampaikan bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari sinergi dengan mitra usaha, peningkatan efisiensi operasional, serta perbaikan infrastruktur terminal yang mendukung kelancaran arus logistik. “Realisasi total arus barang untuk perdagangan dalam negeri pada Tahun 2025 dalam satuan ton tercatat sebesar 3.663.224 ton atau meningkat 5% apabila dibandingkan dengan realisasi Tahun 2024,” jelasnya.
S. Joko lebih lanjut menjelaskan bahwa peningkatan juga terjadi pada kinerja pelayanan barang curah kering dalam negeri. Pada Tahun 2025, produktivitas curah Kering mencapai 128,99 T/G/H (Ton/Gang/Hour), meningkat sebesar 43% dibandingkan realisasi Tahun 2024. Peningkatan kinerja ini didukung oleh optimalnya kegiatan bongkar muat, pada bongkar clay dengan produktivitas mencapai 168,38 T/G/H, bongkar batubara dengan rata-rata 157,40 T/G/H, serta bongkar jagung dan pupuk dengan rata-rata 101,95 T/G/H sepanjang Tahun 2025.
“Berdasarkan kinerja yang telah dicapai, kami akan terus memperkuat infrastruktur dan layanan agar proses bongkar muat semakin optimal,” ujar S. Joko.
Selain arus barang, S. Joko juga menyampaikan bahwa Pelindo terus memperkuat kualitas layanan kapal dalam negeri salah satunya melalui peningkatan optimalisasi terminal multipurpose. Pada Tahun 2025, kinerja Terminal Multipurpose menunjukkan capaian yang cukup baik, khususnya pada indikator Berthing Time (BT) atau waktu sandar kapal. Realisasi BT tercatat sebesar 47,35 jam, atau mengalami efisiensi waktu sandar kapal sebesar 13% bila dibandingkan dengan realisasi tahun 2024. Capaian ini dipengaruhi oleh meningkatnya kegiatan kapal dalam negeri, antara lain bongkar LPG PT Opsico dengan rata-rata BT 18,91 jam serta bongkar RBD Palm Olein dengan rata-rata waktu sandar 36,63 jam.
“Ke depan, manajemen berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap aspek operasional, infrastruktur, serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, guna menekan waktu tunggu dan meningkatkan efektivitas proses bongkar muat di Terminal Multipurpose,” pungkasnya.
Selain itu, S. Joko juga menyampaikan terkait kinerja pelayanan barang nonpetikemas luar negeri untuk komoditas curah kering dalam satuan T/G/H juga mengalami peningkatan apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan realisasi produktivitas curah kering tahun 2025 tercatat sebesar 152,64 T/G/H atau meningkat 6% apabila dibandingkan dengan realisasi Tahun 2024. Sementara itu, produktivitas curah cair pada Tahun 2025 mencapai 158,36 T/G/H, meningkat 5% jika dibandingkan dengan realisasi Tahun 2024.
“Ke depannya, kami akan terus berusaha meningkatkan kualitas layanan dan kelancaran distribusi barang di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Kami akan terus memperkuat peran pelabuhan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di sektor logistik dan perdagangan,” jelasnya.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
-
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
-
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
-
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah
-
Jakarta, Indonesia Bioluminesensi Nusantara: Fuguku Luncurkan “Nudi Series” yang Skulptural dan Bawa Streetwear Bertekstur Uniseks ke USS 2026
Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live
Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2