Pengawasan lalu lintas terus berkembang mengikuti kebutuhan mobilitas perkotaan yang semakin dinamis.
Selain kamera statis di titik tertentu, kini pemantauan juga dapat dilakukan dari udara untuk memberikan gambaran kondisi lapangan yang lebih menyeluruh.
Pemanfaatan drone patrol menjadi salah satu pelengkap dalam ekosistem ETLE. Sistem ini bekerja berdampingan dengan infrastruktur yang sudah ada untuk memperluas jangkauan pemantauan pada area yang sebelumnya sulit terpantau secara tetap.
“DJI Dock 3 merupakan sistem drone yang dapat lepas landas, mendarat, dan mengisi daya secara otomatis,” ujar Halo Robotics, distributor DJI Dock 3 di Indonesia.
Dengan pendekatan ini, pusat kendali memperoleh sudut pandang tambahan dari udara tanpa perlu penempatan personel di setiap titik. Informasi yang diterima dapat membantu memahami kepadatan, pola pergerakan kendaraan, serta situasi di area tertentu secara lebih cepat.
Jangkauan Pemantauan yang Fleksibel
Berbeda dengan kamera tetap, drone dapat diposisikan mengikuti kebutuhan di lapangan. Ketika terjadi peningkatan arus kendaraan, pengalihan jalur, indikasi pelanggaran lalu lintas, unit dapat dipindahkan dan dioperasikan dari lokasi terdekat.
Mendukung Pemantauan Secara Real Time
Selama penerbangan, visual udara dari DJI Dock 3 dikirimkan langsung ke pusat monitoring. Kondisi aktual ruas jalan dapat terlihat secara langsung sehingga penyesuaian pengaturan lalu lintas dapat dilakukan dengan lebih cepat bila diperlukan.
Pendekatan ini membantu memberikan gambaran situasi secara menyeluruh, khususnya pada area dengan visibilitas terbatas dari permukaan jalan.
Penutup
Penggunaan drone patrol dalam pemantauan lalu lintas menghadirkan sudut pandang yang lebih luas dengan dukungan visual udara yang fleksibel. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk mendukung upaya menjaga ketertiban lalu lintas secara lebih adaptif dan berkelanjutan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu
-
BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov
-
BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer
-
FLOQ Dukung Robinhood Chain, Akses Onchain Kini Lebih Mudah bagi Pengguna Indonesia
Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu
BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov
How Much Does a Tattoo Cost in Thailand? A Guide for Australian Travellers