Di tengah kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi yang tetap tinggi, mobil bekas semakin menjadi pilihan yang diminati karena menawarkan harga yang lebih terjangkau dan fleksibel. Tren tersebut turut mendorong pertumbuhan pembiayaan kendaraan bekas di Indonesia, termasuk di PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”).
Hingga Februari 2026, BRI Finance mencatat penyaluran pembiayaan mobil bekas tumbuh sebesar 169,34 persen secara year-on-year (yoy). Segmen ini juga memberikan kontribusi sebesar 9,79 persen terhadap total portofolio pembiayaan perusahaan, menunjukkan semakin besarnya peran kendaraan bekas dalam mendorong pertumbuhan bisnis pembiayaan otomotif.
Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Mobil bekas kini semakin dipertimbangkan sebagai pilihan yang rasional bagi masyarakat. Selain menawarkan harga yang lebih kompetitif, kendaraan bekas juga tetap mampu menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari. Kami melihat segmen ini memiliki prospek yang baik seiring tingginya kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.”
Dinamika pasar kendaraan baru turut mempengaruhi perkembangan pasar kendaraan bekas. Dalam kondisi tertentu, masyarakat cenderung mencari alternatif yang lebih efisien dari sisi anggaran tanpa mengurangi fungsi kendaraan sebagai sarana mobilitas. Fenomena tersebut semakin terlihat seiring berkembangnya ekosistem jual beli kendaraan bekas yang semakin modern dan transparan. Kehadiran berbagai platform digital turut mempermudah masyarakat dalam mencari, membandingkan, hingga melakukan transaksi kendaraan bekas secara lebih praktis.
Selain itu, tren penyesuaian harga pada sejumlah jenis kendaraan bekas, termasuk kendaraan listrik, juga menjadi faktor yang meningkatkan daya tarik pasar. Kondisi ini membuka peluang bagi konsumen untuk memperoleh kendaraan dengan nilai yang lebih kompetitif dibandingkan sebelumnya.
Melihat potensi tersebut, BRI Finance terus memperkuat strategi pengembangan pembiayaan mobil bekas melalui perluasan kerja sama dengan dealer dan mitra penjual kendaraan di berbagai wilayah. Perseroan juga terus meningkatkan kemudahan akses layanan pembiayaan melalui optimalisasi kanal pemasaran dan penyederhanaan proses pengajuan pembiayaan.
Meski mencatat pertumbuhan yang signifikan, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap penyaluran pembiayaan. Perseroan secara konsisten menerapkan proses analisis kredit yang prudent guna menjaga kualitas portofolio dan mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
“Baik kendaraan baru maupun kendaraan bekas memiliki pasar dan karakteristik yang berbeda. Keduanya saling melengkapi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami terus memantau perkembangan pasar dan menjalankan strategi pembiayaan yang selektif agar dapat bertumbuh secara berkelanjutan,” tutup Dhani.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
-
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
-
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
-
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
-
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Case Valker Luggage Gains Momentum Among Malaysian Travelers with Durable, TSA-Approved Designs
Carziqo Launches ER-BX Autonomous Ride-Hailing Operations in San Francisco