Surabaya (16/04) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan melalui percepatan proyek pelebaran Ruas Jalan Tol Surabaya–Gempol pada segmen Kejapanan–Gempol (KM 769+450 s.d. KM 772+650). Hingga Minggu ke-32 pelaksanaan, progres pekerjaan telah mencapai 69,72% dan diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran arus lalu lintas di salah satu koridor vital Trans Jawa.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas perjalanan pengguna jalan secara menyeluruh.
“Kami memahami bahwa kelancaran perjalanan menjadi harapan utama setiap pengguna jalan, terutama di ruas dengan mobilitas tinggi seperti Surabaya–Gempol. Melalui pelebaran pada segmen Kejapanan–Gempol yang merupakan jalur penghubung dari arah Surabaya menuju Malang dan sebaliknya sebagai bagian dari distribusi lalu lintas, JTT berupaya menghadirkan perjalanan yang lebih nyaman, aman, dan minim hambatan, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung dalam setiap perjalanan,” ujar Ria.
Lebih lanjut, peningkatan kapasitas ini juga berperan penting dalam mendukung distribusi logistik yang lebih efisien serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Jawa Timur. Dengan arus lalu lintas yang lebih lancar, waktu tempuh perjalanan menjadi lebih optimal sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat dan dunia usaha.
Ruang lingkup pekerjaan meliputi peningkatan perkerasan jalan, pekerjaan struktur jembatan, serta penyempurnaan perlengkapan jalan seperti rambu dan marka. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengedepankan aspek Quality, Health, Safety, and Environment serta mengacu pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol guna memastikan hasil akhir yang andal dan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, JTT juga memastikan bahwa setiap tahapan pekerjaan dilakukan secara terukur dengan pengaturan lalu lintas yang adaptif dan situasional. Hal ini bertujuan agar pengguna jalan tetap dapat melintas dengan aman dan nyaman selama proses konstruksi berlangsung.
Peningkatan kapasitas di ruas ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengantisipasi pertumbuhan volume kendaraan di masa mendatang, sekaligus memperkuat peran Jalan Tol Trans Jawa sebagai tulang punggung konektivitas nasional.
JTT mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan saldo uang elektronik mencukupi sebelum melakukan perjalanan.
Untuk informasi lalu lintas terkini, pengguna jalan dapat mengakses aplikasi Travoy atau menghubungi One Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor 133.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Dibangun PTPP, RSUD KH. Muhammad Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
-
ENSIA 2026 Hadir Kembali, SUCOFINDO Dorong Inovasi Berkelanjutan dan Kolaborasi Lintas Sektor Hadapi Perubahan Iklim
-
KA Cikuray Hadir dengan Rangkaian Baru, Relasi Garut – Pasar Senen Berangkat Perdana Hari Ini Dengan Okupansi Lebih Dari 100 Persen
-
Lebih dari 1 juta Ton Barang Diangkut via Kereta Kontainer, Setara Mengurangi Pergerakan Hampir 60 Ribu Truk di Jalan Raya
-
Dolar AS Menguat, Prospek Emas Jangka Pendek Masih Tertekan
Indonesia Increases Focus on Business Activity Verification for Foreign Investors
Dibangun PTPP, RSUD KH. Muhammad Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
ENSIA 2026 Hadir Kembali, SUCOFINDO Dorong Inovasi Berkelanjutan dan Kolaborasi Lintas Sektor Hadapi Perubahan Iklim