Kupang, NTT, 4 Juli
2026 – Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu
kesehatan mental, Polda Nusa Tenggara Timur menghadirkan langkah yang berbeda.
Melalui terapi USEFT (Ultimate The Source Body, Mind, Soul Emotional
Freedom Technique), Polda NTT memperkuat kesehatan mental
anggota Polri sekaligus membuka akses terapi bagi masyarakat. Inovasi yang
telah menjangkau ribuan orang ini mengantarkan Polda NTT meraih dua Rekor MURI.
Program tersebut lahir dari kepedulian terhadap tingginya
tekanan psikologis yang dihadapi anggota Polri dalam menjalankan tugas,
sekaligus meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pendampingan kesehatan mental.
Polda NTT meyakini, anggota yang sehat secara mental akan mampu menghadirkan
pelayanan yang lebih humanis, penuh empati, dan semakin dipercaya masyarakat.
Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, mengatakan, hasil verifikasi menunjukkan terapi USEFT yang
digelar sejak 12 Juni 2026 telah menjangkau 11.663 anggota Polri dan masyarakat
di 22 satuan kerja Polda NTT. “MURI menetapkan dua rekor kepada Polda NTT
bukan semata karena jumlah pesertanya, tetapi karena keberaniannya menjadi
pelopor terapi kesehatan mental bagi anggota Polri dan masyarakat. Ini adalah
inovasi yang manfaatnya benar-benar dirasakan.”
Metode USEFT dikembangkan bersama tim riset SBMS
Institute dengan pendekatan Psikologi Energi yang menyelaraskan Body
(tubuh), Mind (pikiran), dan Soul (jiwa dan spiritual).
Pendekatan ini dirancang untuk membantu seseorang mengelola tekanan emosional
sehingga lebih siap menghadapi tantangan, baik dalam menjalankan tugas maupun
kehidupan sehari-hari.
Kapolda NTT, Irjen
Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si, menegaskan bahwa Rekor MURI menjadi pengingat bahwa setiap inovasi harus
memberi manfaat nyata bagi masyarakat. “Bagi kami, Rekor MURI bukan soal
pencapaian, tetapi tentang kebermanfaatan. Jika anggota Polri sehat secara
mental, mereka akan hadir melayani dengan hati, penuh empati, dan mampu memberi
rasa aman yang lebih nyata bagi masyarakat.”
Kapolda NTT berharap
capaian tersebut menjadi awal lahirnya budaya kepedulian terhadap kesehatan
mental di lingkungan Polri. Semakin banyak anggota yang berperan sebagai
pendengar, penolong, dan penguat bagi sesama, semakin kuat pula fondasi
pelayanan Polri yang humanis. Menjaga kesehatan mental, menurutnya, merupakan
tanggung jawab bersama.
Kepala Bidang
Hubungan Masyarakat Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menilai terapi USEFT menjadi
bukti bahwa transformasi Polri tidak hanya diwujudkan melalui modernisasi
pelayanan, tetapi juga melalui penguatan kualitas sumber daya manusia.
“Pelayanan yang profesional selalu berawal dari manusia yang sehat, baik
secara fisik maupun mental. Program ini menjadi investasi jangka panjang bagi
institusi sekaligus bentuk kepedulian nyata kepada masyarakat.”
Penghargaan Rekor MURI
diserahkan langsung kepada Kapolda NTT dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80
di Mapolda NTT. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., Ketua Bhayangkari Daerah NTT beserta
jajaran pengurus, para Pejabat Utama Polda NTT, Direktur SBMS sekaligus
Praktisi USEFT Coach Agus E.H. beserta istri, para terapis, dan tamu undangan lainnya.
Lebih dari sekadar
mencatatkan Rekor MURI, langkah Polda NTT menunjukkan bahwa menjaga keamanan
tidak selalu dimulai dari tindakan represif, tetapi juga dari kepedulian
terhadap kesehatan mental. Ketika anggota Polri dan masyarakat sama-sama
memiliki ruang untuk pulih, yang terbangun bukan hanya individu yang lebih
tangguh, melainkan kepercayaan publik terhadap Polri yang semakin kuat. Itulah
makna sesungguhnya dari rekor ini, bukan tentang siapa yang mencatat sejarah,
tetapi tentang siapa yang menghadirkan manfaat bagi sesama.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru
-
Makna Strategis Kunjungan Modi ke Indonesia bagi Asia
-
Pemenang SOYJOY Nutrition Award 2026 Berbagi Inovasi Gizi di Forum Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI
-
Strategi Laddering Deposito yang Jarang Diketahui
-
Lebih dari Sekadar Sebuah Ruang: CURATED LIVING Hadir di ASHTA District 8
India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru
Makna Strategis Kunjungan Modi ke Indonesia bagi Asia
Polda NTT Pecahkan Rekor MURI, 11.663 Orang Ikut Terapi Kesehatan Mental