Jakarta, 28 April 2026 – Kebutuhan biaya pendidikan di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa biaya pendidikan mengalami kenaikan yang konsisten dan bahkan kerap melampaui inflasi umum, sehingga memberikan tekanan tersendiri bagi perencanaan keuangan keluarga.
Dalam beberapa tahun terakhir, lonjakan biaya ini terlihat signifikan di berbagai jenjang. Rata-rata biaya pendidikan tingkat SMP meningkat lebih dari 70% dalam periode 2018–2024, sementara jenjang SMA naik lebih dari 50% dan perguruan tinggi mencapai sekitar 19 juta rupiah per tahun pada 2024 . Di sisi lain, inflasi sektor pendidikan tetap terjadi secara konsisten, dengan kenaikan tahunan sekitar 1,8%–1,9% pada 2025 .
Kondisi ini mempertegas bahwa pendidikan bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga komitmen finansial jangka panjang yang perlu dipersiapkan secara matang sejak dini.
Melihat dinamika tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menghadirkan fasilitas dana fleksibel sebagai solusi pembiayaan yang dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pendidikan tanpa mengganggu stabilitas keuangan. Produk ini memungkinkan nasabah memperoleh dana tunai dengan jaminan BPKB kendaraan. Suku bunga yang ditawarkan mulai dari 0,7% per bulan dengan tenor hingga 4 tahun, serta pencairan hingga 90% dari nilai kendaraan.
Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, “Tren kenaikan biaya pendidikan yang terjadi secara konsisten menuntut masyarakat untuk semakin adaptif dalam mengelola keuangan. BRI Finance melihat kebutuhan ini sebagai peluang untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan, mudah diakses, dan memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak tanpa mengorbankan tujuan finansialnya.”
Ia menambahkan, kemudahan proses pengajuan yang dapat dilakukan secara digital menjadi nilai tambah bagi nasabah dalam mengakses layanan pembiayaan secara cepat dan praktis.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman pembiayaan yang seamless melalui kanal digital, sehingga masyarakat dapat mengakses solusi keuangan secara lebih efisien, termasuk untuk kebutuhan yang bersifat penting seperti pendidikan,” tambah Dhani.
Sebagai perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BRI Finance terus mengedepankan prinsip kehati-hatian serta tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap layanan yang diberikan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Kemenko Bidang Pangan dan IDSurvey Akselerasi Program Green and Smart Port Demi Perkuat Efektivitas Logistik Pangan dalam Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional
-
PTPN Group Catatkan Laba Rp6,39 Triliun, Perkuat Kinerja Berkelanjutan dan Dampak Sosial
-
Pernah Dengar Metode Sinking Fund? Cara Menyiapkan Pengeluaran Besar Tanpa Bikin Keuangan Kaget
-
BP Tapera Optimis Capai Target 2026
-
PTPP Kembali Diakui dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, Tegaskan Daya Saing dan Ketahanan Bisnis di Tingkat Regional
MOLD Manila Redefines Confidence with Specialized Sclerotherapy to Erase Varicose Veins
Kemenko Bidang Pangan dan IDSurvey Akselerasi Program Green and Smart Port Demi Perkuat Efektivitas Logistik Pangan dalam Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional
PTPN Group Catatkan Laba Rp6,39 Triliun, Perkuat Kinerja Berkelanjutan dan Dampak Sosial