Robot quadruped untuk edutainment dan interaksi publik membutuhkan platform yang bisa bergerak natural, merespons perintah secara intuitif, dan tampil secara konsisten di berbagai lingkungan, dari kampus dan museum hingga pameran dan acara publik.
Unitree Go2 hadir sebagai robot quadruped yang dirancang untuk mobilitas all-terrain dan interaksi berbasis AI. Konektivitas 4G dan eSIM mendukung operasi remote dari mana saja, sementara GPT voice integration memungkinkan interaksi berbasis perintah bahasa natural secara langsung dengan audiens.
Dikembangkan oleh Unitree Robotics, Go2 dilengkapi ultra-wide 4D LiDAR untuk navigasi mandiri dan obstacle avoidance, serta kemampuan gerakan ekspresif seperti clap, jump, dance, dan handshake yang bisa dikonfigurasi untuk kebutuhan pertunjukan dan demonstrasi. Platform ini tersedia dalam versi EDU dengan full SDK access dan kompatibilitas ROS 2 untuk kebutuhan pengembangan dan riset.
Target aplikasi mencakup demonstrasi robotika di kampus dan lab universitas, guest welcoming dan pertunjukan di pameran dan acara publik, serta program edukasi STEM yang membutuhkan platform robotik interaktif yang mudah dioperasikan.
“Robot quadruped Go2 menjembatani teknologi robotika dengan pengalaman interaktif yang bisa dinikmati berbagai kalangan,” ujar Halo Robotics.
Unitree Go2 menjadi platform yang relevan untuk institusi pendidikan, penyelenggara acara, dan organisasi yang ingin menghadirkan pengalaman interaksi robotika yang autentik dan engaging untuk audiens yang luas.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Berapa Budget Nonton Konser yang Harus Disiapkan? Atur Dana dengan Deposito FLEXI
-
4.758 Lulusan Dikukuhkan, BINUS University Dorong Lahirnya Pemimpin Inovatif yang Berdampak
-
Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Mangga Dua Semarakkan Kantor dengan Nuansa Merah Putih
-
Semarak HUT ke-81 RI, BRI BO Krekot Percantik Kantor dengan Dekorasi Bernuansa Merah Putih
-
Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Kramat Jati Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Merah Putih
Từ giá trị sản phẩm đến giá trị thương hiệu: Bài toán mới của doanh nghiệp F&B.
Giá trị của nguyên liệu được đo bằng trải nghiệm khách hàng, không phải giá thành.
Từ rượu vang đến trải nghiệm khách hàng: Góc nhìn của Huy Nguyễn tại The Gastronomy Blueprint.