Dalam rangka menyambut kemeriahan masa liburan sekolah, periode akhir Juni hingga awal Juli 2025, KAI Daop 6 Yogyakarta menyelenggarakan program edukatif dan rekreatif bertajuk Schooliday.
Dalam rangka menyambut kemeriahan masa liburan sekolah, periode akhir Juni hingga awal Juli 2025, KAI Daop 6 Yogyakarta menyelenggarakan program edukatif dan rekreatif bertajuk Schooliday.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen KAI Daop 6 Yogyakarta untuk memperkenalkan dunia perkeretaapian kepada generasi muda serta memberikan pengalaman yang menyenangkan terkait dunia perkeretaapian.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan bahwa program Schooliday ini memiliki serangkaian kegiatan-kegiatan menarik seperti Kelas Inspirasi, Fun Field Trip KA BIAS dan KA Batara Kresna, Kids Activity di Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan, dan sapa pelanggan.
Ia mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya KAI Daop 6 dalam mendekatkan layanan transportasi publik berbasis rel kepada masyarakat, khususnya anak-anak
“Kami berharap, melalui program seperti ini, anak-anak bisa lebih mengenal perkeretaapian Indonesia dan tertanam rasa cinta terhadap transportasi massal yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan,” kata Feni.
Feni menambahkan bahwa kegiatan pertama dari rangkaian Schooliday di Daop 6 telah terlaksana hari ini, Senin (16/6), yaitu Fun Field Trip KA BIAS. Kegiatan tersebut diikuti peserta sebanyak 109 anak.
Selama kegiatan, peserta diberikan edukasi pengenalan profesi di KAI seperti Masinis, Kondektur, PPKA, dan Pramugara/i. Selain itu, peserta juga diajak untuk menikmati perjalanan KA BIAS pada relasi Stasiun Solo Balapan hingga Adi Soemarmo PP.
Untuk memeriahkan kegiatan, KAI Daop 6 juga membagikan hadiah menarik berupa merchandise official KAI kepada para peserta berhasil menjawab pertanyaan dalam sesi kuis.
“Melalui kegiatan Schooliday, Daop 6 Yogyakarta terus berupaya menghadirkan layanan yang tidak hanya berorientasi pada operasional, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan humanis bagi masyarakat,” tutup Feni.
You may also like
-
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
-
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
-
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
-
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
-
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live
Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2