Jakarta, 13 Februari 2026 – Kondisi MCK (Mandi, Cuci, Kakus) Komunal di RW 09 Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan yang digunakan oleh sekitar 100 KK mengalami kerusakan pada bangunan dan sistem pendukungnya, sehingga tidak layak dan nyaman digunakan. Kondisi ini tentu berdampak langsung pada kualitas hidup mereka.
Kebutuhan akan air berkualitas dan sanitasi yang layak bukan sekadar soal infrastruktur, melainkan menyangkut kesehatan keluarga dan kebersihan lingkungan. Melihat kondisi itu, PAM JAYA dan PALJAYA berkolaborasi merevitalisasi MCK komunal di RW 09.
MCK yang telah selesai direvitalisasi ada di dua lokasi, yakni RT 14 dan RT 15 RW 09 Manggarai. Selain perbaikan bangunan, fasilitas ini kini dilengkapi sistem pengolahan limbah biopal agar limbah tidak lagi dibuang langsung ke saluran atau kali, sehingga lebih ramah lingkungan dan sesuai standar kesehatan.
Revitalisasi ini membawa nilai penting bagi warga. Dengan fasilitas yang lebih layak dan sistem pengolahan limbah yang lebih baik, risiko pencemaran lingkungan dan paparan bakteri seperti E. coli dapat ditekan. Sanitasi yang sehat berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, sekaligus mendukung penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Direktur Operasional PAM JAYA, Syahrul Hasan, menyampaikan bahwa perbaikan fasilitas komunal seperti ini merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas hidup warga Jakarta.
“Kebutuhan air bersih dan sanitasi yang layak adalah fondasi kesehatan masyarakat. Ketika fasilitas bersama diperbaiki dan dikelola dengan baik, dampaknya bukan hanya pada kenyamanan, tetapi juga pada kualitas lingkungan secara keseluruhan. Kami ingin memastikan warga memiliki akses terhadap fasilitas yang aman, bersih, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa langkah kecil di tingkat lingkungan akan memberikan dampak besar dalam jangka panjang, termasuk dalam menjaga kebersihan sungai dan mencegah pencemaran.
Keberhasilan revitalisasi ini juga tidak lepas dari kekompakan dan dukungan warga RW 09 yang dinilai kooperatif sejak awal proses perencanaan hingga pelaksanaan. Semangat gotong royong menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan perubahan yang nyata.
Direktur Utama PALJAYA Untung Suryadi menyampaikan bahwa program revitalisasi ini juga sebagai bentuk kepedulian kita bersama terhadap lingkungan.
“MCK di RT 14 telah masuk dalam sistem pengolahan air limbah domestik terpusat. Limbah yang sebelumnya dibuang ke kali, kini dialirkan secara gravitasi menuju fasilitas pengolahan tersebut sehingga tidak lagi mencemari lingkungan”, ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, PAM JAYA menegaskan komitmennya untuk terus mendukung lingkungan yang lebih sehat dan tertata. Harapannya, ke depan tidak ada lagi fasilitas sanitasi yang rusak atau pembuangan limbah sembarangan, sehingga Jakarta dapat terus bergerak menuju kota global yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
-
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
-
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
-
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
-
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Case Valker Luggage Gains Momentum Among Malaysian Travelers with Durable, TSA-Approved Designs
Carziqo Launches ER-BX Autonomous Ride-Hailing Operations in San Francisco