Industri konstruksi dan infrastruktur menghadapi tantangan dalam melakukaan pemetaan area luas, medan kompleks, dan kebutuhan data spasial akurat dalam waktu cepat.
Metode konvensional sering memerlukan pengukuran manual, titik kontrol berlapis, dan waktu olahan data yang panjang. Hal ini berisiko menyebabkan kehilangan detail penting dan menurunkan efisiensi proyek.
SHARE S20 dan S100 menggunakan teknologi LiDAR dan SLAM berpresisi tinggi untuk menghasilkan point cloud berwarna dengan akurasi centimeter. Data ini dapat langsung diproses dengan software seperti Terrasolid atau AutoCAD.
Peningkatan IMU pada S20 memberikan pembacaan sensor yang lebih stabil, sementara S100 menawarkan kecepatan pemindaian hingga 640.000 points per detik, jangkauan hingga 300 meter, dan dukungan PPK berbasis lokal maupun cloud.
“Dengan SHARE S100, tim survei dapat memperoleh data spasial akurat dalam waktu singkat, bahkan di area luas dan kompleks,” ujar Halo Robotics, distributor SHARE di Indonesia.
SLAM scanner mendukung pengumpulan data yang konsisten di berbagai kondisi medan dan pencahayaan, mengurangi risiko area terlewat, dan meningkatkan efisiensi workflow dari lapangan hingga model digital. SHARE S20 dan S100 mempercepat proses pemetaan dan survei industri, membantu perusahaan dan lembaga geospasial menyelesaikan proyek kompleks dengan lebih efektif.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Rico Wisnu Wibisono (CEO FisTx) : 78.000 Hektare Tambak Mangkrak Pantura Kunci Indonesia Kuasai Pasar Nila Dunia
-
Dry Food Kucing yang Bagus untuk Kesehatan dan Nutrisi Anabul
-
Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu
-
BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov
-
BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah
Kevin Tan Brings Years of Beef Sourcing Expertise to Gyukatsu まつ村’s Manila Debut
How to choose a DLP solution that actually saves you money
Business Is Good, So Why Does Cash Still Feel Tight?