Stasiun Dukuh Atas BNI menjadi contoh nyata integrasi antarmoda yang efektif, dengan akses mudah ke berbagai moda transportasi seperti Commuter Line, Kereta Bandara, MRT Jakarta, TransJakarta, dan ojek daring. Peningkatan jumlah pengguna yang signifikan mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem transportasi terintegrasi.
Bekasi, 28 Juli 2025 – Kemudahan berpindah moda transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik. Stasiun Dukuh Atas BNI hadir sebagai simpul integrasi strategis yang memberikan kenyamanan dan fleksibilitas bagi pengguna LRT Jabodebek untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai arah.
Melalui Jembatan Penyebrangan Multiguna Dukuh Atas, pengguna LRT Jabodebek dapat dengan mudah mengakses berbagai moda transportasi lain, seperti Commuter Line melalui Stasiun Sudirman, Kereta Bandara Soekarno-Hatta melalui Stasiun BNI City, serta MRT Jakarta melalui Stasiun Dukuh Atas BNI. Tak hanya itu, tersedia pula akses menuju layanan TransJakarta Koridor 1 dan 4, Mikrotrans, serta ojek daring yang memudahkan mobilitas lanjutan hingga ke titik akhir tujuan.
Kehadiran konektivitas yang lengkap ini membuat Stasiun Dukuh Atas BNI semakin diminati masyarakat, terbukti dari peningkatan jumlah pengguna yang signifikan. Selama Januari hingga Juni 2025, tercatat sebanyak 1.994.163 pengguna tap in dan 1.805.717 pengguna tap out di stasiun ini. Jumlah ini meningkat masing-masing 37,35% dan 30,99% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024, yang mencatat 1.451.857 tap in dan 1.378.491 tap out.
Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi menyampaikan bahwa lonjakan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem transportasi terintegrasi.
“Stasiun Dukuh Atas BNI menjadi contoh nyata bagaimana integrasi antarmoda mampu meningkatkan kenyamanan dan efisiensi perjalanan masyarakat. Kami terus berupaya menghadirkan layanan yang terhubung, andal, dan ramah pengguna untuk mendukung mobilitas perkotaan yang lebih baik,” ujar Purnomosidi.
Dengan dukungan fasilitas yang lengkap serta aksesibilitas yang tinggi, Stasiun Dukuh Atas BNI tak hanya menjadi titik transit, tetapi juga representasi nyata dari masa depan transportasi publik terintegrasi dan efisien.
You may also like
-
Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu
-
BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov
-
BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer
-
FLOQ Dukung Robinhood Chain, Akses Onchain Kini Lebih Mudah bagi Pengguna Indonesia
Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu
BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov
How Much Does a Tattoo Cost in Thailand? A Guide for Australian Travellers