Tarif maksimal Rp10.000 dan 270 perjalanan per hari, LRT Jabodebek siap mendukung mobilitas masyarakat selama long weekend Imlek 14–17 Februari 2026.
Libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek, atau mulai 14–17 Februari 2026, diprediksi mendorong peningkatan mobilitas masyarakat di wilayah Jabodebek. Ditengah potensi kepadatan lalu lintas tersebut, LRT Jabodebek menghadirkan alternatif perjalanan bebas macet dengan tarif mulai Rp5.000 dan tarif terjauh hanya Rp10.000.
“Dengan biaya maksimal Rp10.000, masyarakat dapat bepergian lintas Jabodebek secara pasti, tanpa terpengaruh kemacetan jalan raya maupun lonjakan biaya transportasi selama periode liburan,” ucap Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika.
Ditambahkannya, pada libur panjang tersebut, KAI mengoperasikan 270 perjalanan setiap harinya. Dengan LRT Jabodebek, perjalanan dapat lebih efisien selama libur Imlek.
Adapun jadwal operasional LRT Jabodebek pada periode akhir pekan dan Tahun Baru Imlek sebagai berikut :
*Keberangkatan pertama*
1. Harjamukti – Dukuh Atas: 05.35 WIB
2. Dukuh Atas – Harjamukti: 06.28 WIB
3. Jati Mulya – Dukuh Atas: 05.25 WIB
4. Dukuh Atas – Jati Mulya: 06.21 WIB
*Keberangkatan terakhir*
1. Harjamukti – Dukuh Atas: 21.46 WIB
2. Dukuh Atas – Harjamukti: 22.39 WIB
3. Jati Mulya – Dukuh Atas:: 22.13 WIB
4. Dukuh Atas – Jati Mulya: 22.31 WIB
Sementara itu, destinasi menarik yang terhubung dengan stasiun LRT Jabodebek antara lain :
1. Stasiun Rasuna Said
2. Stasiun Setiabudi
3. Stasiun Cikoko
4. Stasiun TMII
5. Stasiun Harjamukti
6. Stasiun Bekasi Barat
“Akses yang terintegrasi memudahkan perjalanan untuk silaturahmi, aktivitas keluarga, maupun menikmati suasana kota selama libur panjang,” tambahnya.
Namun demikian, KAI juga mengimbau seluruh pengguna LRT Jabodebek untuk menjaga kebersihan, memperhatikan barang bawaan pribadi, serta memberikan tempat duduk prioritas kepada yang membutuhkan demi kenyamanan bersama.
“Kenyamanan perjalanan merupakan tanggung jawab bersama seluruh pengguna,” tutup Radhitya.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
-
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
-
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
-
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah
-
Jakarta, Indonesia Bioluminesensi Nusantara: Fuguku Luncurkan “Nudi Series” yang Skulptural dan Bawa Streetwear Bertekstur Uniseks ke USS 2026
Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live
Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2