TechnoGIS mengikuti Smart City Expo Taiwan 2026 di Taipei untuk memperkenalkan iT Sensing sebagai solusi geospasial. Kegiatan ini dimanfaatkan untuk menjalin kerja sama internasional dan memperkuat ekspansi global berbasis teknologi.
TechnoGIS turut berpartisipasi dalam ajang Smart City Expo Taiwan 2026 yang berlangsung pada 17–20 Maret 2026 di Nangang Exhibition Center, Taipei, Taiwan. Dalam kegiatan tersebut, TechnoGIS memperkenalkan platform geospasial unggulannya, iT Sensing, yang dikembangkan untuk mengintegrasikan dan mengolah data satelit menjadi informasi yang aplikatif bagi kebutuhan industri. Platform ini juga ditampilkan sebagai solusi dalam mendukung perencanaan infrastruktur jaringan 5G, melalui pemanfaatan data geospasial, analitik, dan pemrosesan berbasis cloud guna meningkatkan efisiensi dan akurasi pengambilan keputusan. Dalam acara ini TechnoGIS di dukung oleh Indonesia Prima sebagai Accelerator dan juga KDII sebagai perwakilan pemerintah Indonesia di Taiwan.
Dalam rangka memperkuat ekspansi internasional, TechnoGIS menjalin kerja sama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan sejumlah mitra strategis dari berbagai negara, yaitu Hayani Maison (Afrika), Collexe (Malaysia), Statio (Thailand), dan Stellar Vision (Korea). Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan dan implementasi solusi geospasial di berbagai sektor, dengan mengedepankan kolaborasi teknologi dan pemanfaatan sumber daya lokal di masing-masing wilayah.
Selain itu, TechnoGIS juga mengembangkan sejumlah inisiatif strategis di berbagai negara, antara lain pengembangan proyek percontohan di sektor pertanian dan kehutanan di Malaysia bersama Rymba dan Hittera, pengembangan solusi geospasial di Yunani bersama Neuralio, pengembangan platform pemodelan temperatur kota di Republik Ceko bersama Ecoten Urban Comfort, monitoring infrastruktur di kawasan Afrika, serta pengembangan sistem monitoring parkir cerdas di Thailand bersama Statio dan Riffai. TechnoGIS juga menjalin kolaborasi dengan SolarSDGs (Taiwan) dalam pengembangan solusi monitoring panel surya berbasis drone dan sistem pemeliharaan prediktif (predictive maintenance). Berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya TechnoGIS dalam memperkuat ekosistem geospasial global serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data di berbagai sektor pembangunan.
CEO TechnoGIS, Sarono, menyampaikan bahwa partisipasi dalam ajang ini menjadi momentum strategis bagi perusahaan dalam memperkuat ekspansi global. “Smart City Expo Taiwan merupakan platform yang sangat relevan bagi pengembangan iT Sensing sebagai cloud geospatial dan monitoring platform. Dalam kesempatan ini, TechnoGIS berhasil membuka kolaborasi di lebih dari 7 negara lintas 3 kawasan, yaitu Asia, Afrika, dan Eropa, yang akan menjadi hub strategis dalam ekspansi global kami. Kami melihat peran penting teknologi ini dalam mendukung perencanaan kota yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan. Ke depan, TechnoGIS berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan tata kota berbasis data dan teknologi,” ujarnya.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Hari Anak Nasional: Saat yang Nomor Satu di Hati, Justru Paling Rentan Terlupakan
-
Apa Itu SMM Panel? Ini Ciri SMM Panel Indonesia Terbaik yang Perlu Diketahui
-
Dari Stasiun MRT hingga Car Free Day: Cara Prudential Syariah Merayakan yang Nomor Satu di Hati Keluarga Indonesia
-
Reksa Dana untuk Tujuan Jangka Pendek, Apa Saja Tujuannya?
-
Gajian Jadi Momentum Investasi, Bittime Siapkan Bonus BTC hingga Rp5 Juta
MOLD Manila Expands Wellness Services With the Launch of the MOLD NAD⁺ Drip
Carziqo Expands ER-LX Driverless Ride-Hailing Operations to Austin Following Atlanta Rollout
THE MIRACLE OF COMPASSION: AN INSPIRING STORY OF A CAREGIVER HELPING A WHEELCHAIR-BOUND PATIENT WALK AGAIN