PT Railink mencatat pertumbuhan positif jumlah penumpang Kereta Api Bandara di Yogyakarta sepanjang tahun 2025. Total penumpang KAI Bandara Yogyakarta mencapai 2,8 juta penumpang, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 2,7 juta penumpang atau tumbuh 4,9 persen secara tahunan (year on year).
Peningkatan tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api bandara sebagai moda transportasi andalan yang menghubungkan pusat Kota Yogyakarta dengan Yogyakarta International Airport secara aman, nyaman, dan tepat waktu.
Dari total jumlah penumpang tahun 2025, layanan KA YIA Xpress melayani sebanyak 1 Juta penumpang, meningkat 8,5 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 944 ribu penumpang. Sementara itu, layanan KA YIA PSO melayani 1,8 juta penumpang, naik 3,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1,7 juta penumpang.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan bahwa pertumbuhan ini menjadi indikator kuat meningkatnya peran KA YIA dalam mendukung mobilitas masyarakat dan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Capaian jumlah penumpang KAI Bandara YIA sepanjang 2025 menunjukkan bahwa layanan kereta api bandara semakin menjadi pilihan utama masyarakat dan wisatawan. Kami terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, keandalan operasional, serta integrasi antarmoda guna memberikan pengalaman perjalanan yang semakin baik,” ujar Porwanto.
Ke depan, PT Railink akan terus melakukan inovasi layanan dan penguatan operasional Kereta Api Bandara di Yogyakarta sebagai bagian dari upaya mendukung konektivitas wilayah, pertumbuhan pariwisata, serta sistem transportasi publik yang berkelanjutan di Yogyakarta.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
-
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
-
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
-
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah
-
Jakarta, Indonesia Bioluminesensi Nusantara: Fuguku Luncurkan “Nudi Series” yang Skulptural dan Bawa Streetwear Bertekstur Uniseks ke USS 2026
Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live
Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2