Yogyakarta, 14 Januari 2026 – Untuk meningkatkan kapasitas prama dan prami dalam memberikan pelayanan di rangkaian Compartment, KAI Services menyelenggarakan training hospitality dan pengenalan menu kepada 11 orang prama dan prami yang akan bertugas di layanan tersebut. Pelatihan ini dilaksanakan di BPTT Darman Prasetyo, Yogyakarta.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, 12–13 Januari 2026, ini diikuti oleh prama dan prami yang berasal dari wilayah Jakarta, Surabaya, Solo, dan Yogyakarta. Dalam training ini, peserta mendapatkan berbagai materi dari tim hospitality Kantor Pusat KAI Services, mulai dari pengenalan menu yang disajikan di rangkaian Compartment, jenis dan penggunaan peralatan makan, hingga standar cara penyajian makanan kepada penumpang.
Selain itu, tim pengajar juga menekankan berbagai standar pelayanan yang harus diterapkan di rangkaian Compartment, di antaranya memastikan produk makanan selalu dalam kondisi segar, mengikuti standar gramasi yang telah ditetapkan, serta menyajikan set menu lengkap dengan kondimen.
Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik langsung, mulai dari simulasi pelayanan kepada penumpang hingga praktik penyajian menu, seperti salad dan Suite Grilled Chicken Truffle Sauce. Selama pelatihan berlangsung, para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Salah satu peserta, Andiny, mengaku senang dapat mengikuti pelatihan ini karena mampu meningkatkan keterampilan serta pemahamannya dalam memberikan pelayanan kepada penumpang. “Dari training ini saya mendapatkan banyak wawasan baru terkait pelayanan di rangkaian Compartment,” ujar Andiny.
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari persiapan khusus bagi prama dan prami yang akan bertugas di rangkaian Compartment, agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang selama perjalanan.
“KAI Services senantiasa membekali para pegawai frontliner dengan berbagai wawasan serta keterampilan, baik teknis maupun nonteknis, sebagai bekal dalam menjalankan tugas pelayanan di lapangan,” ujar Nyoman dalam keterangannya.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
-
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
-
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
-
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
-
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live
Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2