Dalam rangka menjaga standar keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api, KAI Daop 4 Semarang terus melakukan program pemeliharaan jalur, salah satunya melalui kegiatan perbaikan geometri rel di sejumlah titik lintas.
Dalam rangka menjaga standar keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api, KAI Daop 4 Semarang terus melakukan program pemeliharaan jalur, salah satunya melalui kegiatan perbaikan geometri rel di sejumlah titik lintas.
Perbaikan geometri rel merupakan pekerjaan untuk menjaga kondisi rel tetap prima, stabilitas jalur, dan keselamatan perjalanan. Perbaikan ini melibatkan aktivitas seperti lifting (mengangkat), lining (meluruskan), dan tamping (memadatkan ballast). Kegiatan ini penting untuk memastikan perjalanan kereta tetap stabil, minim getaran, serta mendukung kelancaran operasi.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa pemeliharaan geometri rel dilakukan berkala secara manual maupun menggunakan mesin khusus seperti Multi Tie Temper (MTT) dan Profile Ballast Regulator (PBR).
“Pemeliharaan ini bertujuan menjaga kualitas lintas agar kereta dapat melintas dengan aman dan nyaman. Ini merupakan komitmen kami untuk dalam menghadirkan pelayanan transportasi yang andal bagi masyarakat,” ujarnya.
Franoto melanjutkan, perbaikan geometri rel dapat dilakukan di lintas terbuka maupun di perlintasan sebidang KA. Pada perlintasan sebidang, perbaikan tidak hanya menyangkut geometri rel, tetapi juga kondisi permukaan jalan yang dilintasi kendaraan.
Proses ini meliputi pembongkaran aspal perlintasan, penyesuaian kembali ballast dan bantalan, pengaturan ulang gauge dan level pada ruang kerja yang terbatas, serta pengembalian permukaan (aspal) perlintasan agar tetap mulus dan aman bagi pengguna jalan. Hal ini penting mengingat area perlintasan menerima tekanan kendaraan setiap hari sehingga memerlukan pemeliharaan lebih intensif.
“Pada tahun 2025 ini, KAI Daop 4 Semarang telah melakukan perbaikan geometri di 86 titik perlintasan sebidang dan masih akan terus berlanjut hingga tahun 2025 berakhir,” kata Franoto.
Pada setiap perbaikan geometri di perlintasan sebidang, KAI Daop 4 Semarang selalu berkoordinasi dengan Dishub maupun Kepolisian untuk mengatur lalu lintas dan mengarahkan pengendara ke jalur alternatif selama pekerjaan berlangsung.
KAI juga mengimbau kepada pengguna jalan untuk senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas di perlintasan sebidang untuk menghindari kecelakaan. Selalu tengok kiri kanan sebelum melintas untuk memastikan dalam kondisi aman.
Franoto berharap perbaikan geometri yang telah dilakukan pada tahun ini juga memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran perjalanan KA pada libut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pekerjaan perbaikan geometri berlangsung. Perawatan jalur adalah bagian penting dari operasional perkeretaapian. Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat sehingga proses pemeliharaan dapat berjalan lancar,” tutup Franoto.
You may also like
-
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
-
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
-
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
-
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
-
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Case Valker Luggage Gains Momentum Among Malaysian Travelers with Durable, TSA-Approved Designs
Carziqo Launches ER-BX Autonomous Ride-Hailing Operations in San Francisco