Surabaya, Januari 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) melalui Branch Jamrud Nilam Mirah (Janirah) mencatatkan tonggak penting di awal tahun 2026 dengan berhasil menangani kapal impor pertama yang bersandar dan melakukan kegiatan bongkar muat di terminal tersebut. Kapal MV Jiashun menjadi kapal perdana yang membawa muatan steel slabs impor dengan total mencapai 40.695 metrik ton, menandai dimulainya penanganan kargo impor skala besar di Branch Janirah.
Kegiatan bongkar muat dilaksanakan di dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dan berlangsung pada periode 2 hingga 6 Januari 2026. Kapal tersebut diberangkatkan dari Pelabuhan Sohar, Oman, membawa komoditas baja yang merupakan bahan baku strategis bagi industri nasional.
Branch Jamrud Nilam Mirah merupakan unit operasional di bawah pengelolaan PT Pelindo Multi Terminal yang melayani komoditas curah dan general cargo, termasuk baja dan produk turunannya. Keberhasilan penanganan muatan impor perdana ini menunjukkan kesiapan terminal dalam mendukung kelancaran arus logistik, khususnya bagi wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.
Branch Manager Pelindo Multi Terminal Jamrud Nilam Mirah, Muh Junaedhy, menegaskan bahwa keberhasilan bongkar muat kargo impor perdana sebesar sekitar 40 ribu metrik ton tersebut menjadi bukti kesiapan SPMT Branch Janirah secara menyeluruh, baik dari sisi fasilitas, peralatan, maupun sumber daya manusia.
“Penanganan kargo impor perdana dengan volume sekitar 40 ribu metrik ton ini menunjukkan bahwa Branch Janirah siap melayani bongkar muat komoditas skala besar. Seluruh proses berjalan lancar sesuai standar operasional dan rencana pelayanan kapal,” tegas Muh Junaedhy.
Selama periode kegiatan bongkar muat, rata-rata capaian kinerja bongkar muat di Branch Janirah mencapai sekitar 10.000 ton per hari, mencerminkan produktivitas operasional terminal dalam menangani muatan impor skala besar secara efisien.
Ia menambahkan, keberhasilan penanganan kapal impor pertama ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi operasional Branch Janirah sepanjang tahun 2026, sekaligus memperkuat kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan SPMT.
Seluruh data kedatangan kapal dan realisasi bongkar muat tercatat dalam sistem operasional terminal sebagai bagian dari pengelolaan layanan kepelabuhanan yang terintegrasi. Terminal Jamrud juga berperan sebagai salah satu titik distribusi utama komoditas baja yang masuk melalui jalur laut di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak.
Melalui kegiatan ini, SPMT Branch Janirah terus menjalankan perannya dalam mendukung kelancaran arus bahan baku industri serta memperkuat rantai logistik nasional di awal tahun 2026.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu
-
BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov
-
BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer
-
FLOQ Dukung Robinhood Chain, Akses Onchain Kini Lebih Mudah bagi Pengguna Indonesia
Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu
BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov
How Much Does a Tattoo Cost in Thailand? A Guide for Australian Travellers