Fasilitas Co-Working Space gratis di Stasiun Cawang memberi kesempatan pengguna LRT Jabodebek memanfaatkan waktu transit menjadi lebih produktif dan nyaman.
Waktu menunggu kereta kini tak lagi harus dihabiskan dengan duduk tanpa aktivitas. Ditengah tren kerja fleksibel dan mobilitas tinggi masyarakat Jabodebek, pengguna LRT Jabodebek dapat memanfaatkan fasilitas Co-Working Space di Stasiun Cawang setiap hari secara gratis.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa Co-Working Space ini dibuka pukul 09.00–21.00 WIB. Dengan kapasitas hingga 48 orang, fasilitas ini dilengkapi meja dan kursi kerja, pendingin ruangan, akses Wi-Fi gratis, serta colokan pengisian daya perangkat elektronik.
Stasiun Cawang dipilih bukan tanpa alasan. Sepanjang Januari 2026, stasiun ini mencatat 136.383 pengguna tap-in dan 113.533 pengguna tap-out atau hampir 250 ribu pergerakan pengguna LRT Jabodebek setiap hari. KAI melihat potensi waktu transit yang bisa dimanfaatkan lebih produktif, dan menempatkan Stasiun Cawang sebagai salah satu titik transit dengan pergerakan pengguna tinggi, terutama bagi pengguna harian yang berpindah dari arah Jati Mulya menuju Harjamukti maupun sebaliknya.
“Tingginya arus pengguna LRT Jabodebek di Stasiun Cawang membuat waktu tunggu menjadi bagian dari rutinitas harian banyak pekerja. Kini, waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk membalas email, mengikuti rapat daring, menyelesaikan tugas, atau sekadar mencari suasana kerja baru tanpa harus keluar dari area stasiun,” ujarnya.
Ditambahkannya, bahwa konsep ini menjadi bagian dari transformasi stasiun sebagai ruang publik modern yang tidak hanya melayani mobilitas, tetapi juga produktivitas.
“Melalui fasilitas ini, pengguna LRT Jabodebek dapat tetap bekerja atau belajar dengan nyaman tanpa perlu meninggalkan area stasiun,” tambahnya.
Kehadiran Co-Working Space ini juga memperkuat transformasi stasiun sebagai ruang publik yang lebih dari sekadar titik keberangkatan dan kedatangan. Selain ruang kerja, pengguna dapat menikmati berbagai tenant kuliner di area stasiun untuk menunjang aktivitas selama transit.
Dengan fasilitas ini, pengalaman naik LRT Jabodebek diharapkan tidak hanya efisien secara perjalanan, tetapi juga memberi nilai tambah bagi keseharian komuter kota. KAI mengajak seluruh pengguna LRT Jabodebek untuk menjaga kebersihan dan ketertiban bersama agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh semua pengguna.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
-
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
-
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
-
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah
-
Jakarta, Indonesia Bioluminesensi Nusantara: Fuguku Luncurkan “Nudi Series” yang Skulptural dan Bawa Streetwear Bertekstur Uniseks ke USS 2026
Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live
Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2