Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan yang terdampak akibat genangan air di jalur kereta api lintas Semarang Tawang – Alastua, KAI Daop 4 Semarang telah melayani proses pengembalian bea tiket (refund) kepada 4.180 pelanggan dari Selasa (28/10) hingga Kamis (30/10) pukul 15.00 WIB.
Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan yang terdampak akibat genangan air di jalur kereta api lintas Semarang Tawang – Alastua, KAI Daop 4 Semarang telah melayani proses pengembalian bea tiket (refund) kepada 4.180 pelanggan dari Selasa (28/10) hingga Kamis (30/10) pukul 15.00 WIB.
Genangan air yang terjadi di kilometer 2+3 s.d. 3+0 petak Jalan Semarang Tawang – Alastua menyebabkan sejumlah perjalanan kereta api mengalami gangguan operasional. Meskipun demikian, KAI Daop 4 Semarang memastikan seluruh layanan kepada pelanggan tetap diberikan secara optimal, termasuk pemberian opsi refund penuh bagi pelanggan yang memilih untuk membatalkan perjalanannya.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa refund dapat dilakukan oleh para pelanggan yang terdampak hingga H+7 dari jadwal keberangkatan di seluruh stasiun online KAI. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk menjaga kepercayaan dan kepuasan pelanggan di tengah kondisi darurat.
“Refund ini merupakan wujud nyata tanggung jawab kami kepada pelanggan. KAI berupaya memastikan setiap hak pelanggan tetap terpenuhi, baik bagi yang membatalkan perjalanan maupun yang tetap melanjutkan perjalanan dengan pengaturan khusus,” jelas Franoto.
Franoto menambahkan selain memberikan layanan pengembalian bea tiket, pada periode tersebut KAI Daop 4 Semarang juga melakukan upaya overstapen. Dengan overstapen ini penumpang dipindahkan dari satu kereta api ke kereta api lainnya menggunakan angkutan bus, atau penumpang KA di alihkan perjalanannya menggunakan angkutan bus menuju ke stasiun tujuannya. Hingga saat ini, total 3.041 penumpang telah difasilitasi melalui mekanisme overstapen tersebut.
Tidak hanya itu, selama gangguan imbas genangan ini, KAI juga telah menyalurkan service recovery kepada total 23.367 penumpang yang terdampak. Service recovery diberikan sesuai ketentuan pelayanan minimum yang ditetapkan oleh regulator.
“Kami memahami kondisi ini tidak nyaman bagi pelanggan. Oleh karena itu, selain menjaga keselamatan perjalanan sebagai prioritas utama, kami juga memastikan aspek layanan dan hak-hak pelanggan tetap menjadi perhatian,” tutup Franoto.
You may also like
-
Hadapi Tantangan Suku Bunga, BRI Finance Perkuat Fundamental Bisnis
-
Sambut Musim Liburan, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Mobil Baru yang Ringan dan Fleksibel
-
Saham AI Mulai Terkoreksi, Investor Uji Kekuatan Reli Teknologi AS
-
Keterampilan Abad 21 bagi Mahasiswa: Bekal Penting untuk Masa Depan Karier
-
Tekanan Bearish Belum Usai, Harga Emas Diprediksi Bergerak Lebih Rendah
Hadapi Tantangan Suku Bunga, BRI Finance Perkuat Fundamental Bisnis
Sambut Musim Liburan, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Mobil Baru yang Ringan dan Fleksibel
Saham AI Mulai Terkoreksi, Investor Uji Kekuatan Reli Teknologi AS